By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Jenazah Pertama Korban Pesawat ATR 42-500 Dijadwal Tiba Hari Ini di RS Bhayangkara Makassar
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Scroll Untuk Melihat Konten
Ad imageAd image
Makassar Today > Blog > Nasional > Jenazah Pertama Korban Pesawat ATR 42-500 Dijadwal Tiba Hari Ini di RS Bhayangkara Makassar
Nasional

Jenazah Pertama Korban Pesawat ATR 42-500 Dijadwal Tiba Hari Ini di RS Bhayangkara Makassar

admin
admin
Share
4 Min Read
Proses evakuasi korban pertama pesawat ATR 42-500 dari lereng Gunung Bulusaraung, Senin (19/1/2026)./dok: Basarnas
SHARE

Makassartoday.com, Makassar — Proses evakuasi korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar di kawasan Pegunungan Bulu Saraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilakukan melalui operasi teknis berisiko tinggi di medan ekstrem dengan kedalaman mencapai ratusan meter.

Kepala Kantor Basarnas Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa tim SAR gabungan melakukan teknik rappeling di titik yang tidak jauh dari lokasi awal pesawat menabrak punggungan.

“Tim menurunkan tali sekitar 100 meter ke dasar jurang yang berada dekat dengan serpihan pesawat. Proses turun menggunakan tali dan alat descender memakan waktu sekitar dua hingga tiga menit per orang,” ujar Arif, Selasa (20/1/2026).

Sebanyak 10 personel dari unsur Basarnas Makassar, Kopasgat TNI AU, BPBD Kota Makassar, Brimob, Pramuka Peduli, dan Jasdam diturunkan ke dasar jurang. Setibanya di bawah, tim melakukan penyisiran dengan berjalan mengikuti celah jalur air sambil menelusuri jejak serpihan pesawat sejauh kurang lebih 200 meter ke arah bawah.

Salah satu rescuer Basarnas Makassar yang turun langsung ke jurang, Rusmadi, mengungkapkan kondisi yang dihadapi tim di lapangan.

Korban pertama berjenis kelamin laki-laki ditemukan dengan posisi tersangkut di dahan pohon pada pukul 13.43 Wita. Setelah itu, tim melakukan proses packing jenazah selama kurang lebih satu jam karena posisi korban berada di kemiringan kurang lebih 30° dan tepat di bibir tebing.

Upaya pengangkatan jenazah sempat dilakukan ke arah atas sejauh sekitar 60 meter. Namun karena keterbatasan tenaga, peralatan, serta kondisi hujan deras yang terus mengguyur lokasi membuat tim melakukan evaluasi lapangan.

“Setelah diskusi, tim memutuskan mengubah arah evakuasi ke bawah menuju kampung terdekat karena medan dinilai lebih memungkinkan untuk proses evakuasi lanjutan,” jelas Rusmadi.

Namun, selama proses evakuasi ke bawah yang berlangsung sekitar tiga jam, kondisi cuaca semakin memburuk. Hujan deras disertai kabut tebal dan suhu dingin menyelimuti area operasi, membuat pergerakan tim semakin terbatas.

Tim akhirnya memutuskan untuk bermalam di lereng tebing dengan kontur tanah berbatu yang labil dan berisiko longsor akibat hujan yang tidak berhenti. Seluruh personel bertahan bersama jenazah selama kurang lebih 30 jam di lokasi.

“Kami turun dari titik dekat punggungan awal pesawat jatuh. Setelah menemukan korban, kondisi medan dan cuaca benar-benar tidak bersahabat. Hujan deras, kabut tebal, dan dingin membuat kami harus bertahan di lereng tebing semalaman sambil menjaga jenazah,” kata Rusmadi.

Ia menambahkan, pada siang hari berikutnya Senin (19/1/2026), tim pertama melakukan estafet penyerahan jenazah kepada tim lanjutan karena kondisi fisik dan keselamatan personel sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan evakuasi.

“Keselamatan tim tetap menjadi prioritas, sehingga proses evakuasi dilanjutkan oleh tim berikutnya,” ujarnya.

Tim kedua yang melanjutkan estafet jenazah menuju area persawahan kampung Lampeso dengan waktu tempuh 20 jam perjalanan pada Selasa (20/1/2025), dan melanjutkan intercept dengan tim ketiga di Desa Lampeso untuk menuju ke Kampung Baru melalui jalan setapak sekitar 15 kilometer dengan melewati medan yang bervariasi (punggungan dan sungai). Kemudian dilanjutkan lagi dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 5 kilometer untuk mencapai jalan poros Kecamatan Cenrana dan selanjutnya dibawa ke RS Bayangkhara Makassar untuk diserahkan ke pihak DVI.

Sampai berita ini diturunkan, korban pertama masih berada di Lampeso. Informasi selanjutnya akan terus di laporkan sesuai dengan perkembangan di lapangan.

Editor: Ibrahim

- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Posko Tompobulu

Basarnas: Upaya Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Lewat Jalur Udara Masih Terkendala Cuaca

Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 

Hujan Deras Hambat Evakuasi Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500, Tim SAR Pilih Bermalam Dekat Jenazah

1 Jenazah Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Ditemukan, Berjenis Kelamin Pria

TAGGED: Basarnas Makassar, focus, Pesawat ATR 400
admin Januari 20, 2026 Januari 20, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Puluhan Tahun PSU Belum Diserahkan, Appi Ultimatum GMTD
Next Article Makassar–Yokohama Perkuat Proyek Kota Nol Karbon
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Petinju ‘Raja Kelas Berat’ era 90 Asal Makassar Saharuddin Anhar Tutup Usia
Sport Januari 20, 2026
Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Posko Tompobulu
Nasional Januari 20, 2026
Perumda Parkir dan Dispar Matangkan Draf Kerja Sama Pengelolaan Parkir di Kawasan Anjungan Losari
Sulsel Januari 20, 2026
Makassar–Yokohama Perkuat Proyek Kota Nol Karbon
Sulsel Januari 20, 2026
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?