Makassartoday.com, Makassar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlaku pada Selasa, 17 Februari 2026. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi di beberapa titik.
Berdasarkan data yang dirilis pada Senin (16/2) pukul 14.00 WITA, cuaca di Sulsel diprediksi akan mengalami perubahan signifikan dari pagi hingga dini hari.
Peringatan Dini: Potensi Banjir dan Longsor
BMKG memberikan perhatian khusus pada wilayah utara dan selatan Sulsel. Peringatan dini dikeluarkan untuk dua sektor utama:
Risiko Bencana: Potensi dampak banjir dan tanah longsor di wilayah Enrekang dan Tana Toraja.
Angin Kencang: Waspada potensi angin kencang di wilayah Sulawesi Selatan bagian selatan dengan kecepatan hingga 40 km/jam.
Kondisi Cuaca Sepanjang Hari
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan besok:
Pagi Hari: Secara umum wilayah Sulsel diprediksi Cerah Berawan.
Siang hingga Sore Hari: Berpotensi terjadi Hujan Ringan di sebagian besar wilayah. Namun, wilayah Makassar, Maros, Gowa, Barru, Parepare, Soppeng, dan Kepulauan Selayar diprediksi hanya akan Berawan.
Malam Hari: Cuaca cenderung Berawan. Namun, hujan dengan intensitas sedang perlu diwaspadai di wilayah Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara. Sementara itu, Palopo, Pinrang, dan duo Toraja (Tana Toraja & Toraja Utara) diprediksi mengalami hujan ringan.
Dini Hari: Hujan dengan intensitas Sedang diprediksi akan mengguyur wilayah Gowa, Maros, Palopo, Toraja Utara, serta wilayah Luwu Raya.
Parameter Suhu dan Kelembapan
Suhu udara di Sulawesi Selatan besok diperkirakan berada pada rentang $20$ hingga $36 \text{°C}$ dengan tingkat kelembapan udara mencapai 75 hingga 100%. Angin akan bertiup dari arah Barat ke Utara dengan kecepatan 10 – 40 km/jam.
Pihak BMKG Makassar terus mengimbau warga, terutama yang bermukim di daerah lereng gunung dan bantaran sungai, untuk tetap siaga terhadap perubahan cuaca yang tiba-tiba.
Sumber:Prakirawan BMKG Makassar (Update: 16 Februari 2026).

