Ketua Golkar Makassar ini juga menjelaskan urgensi mendefinitifkan sejumlah pejabat di Dinas PU yang sebelumnya berstatus Pelaksana Tugas (Plt). Langkah ini diambil guna mempercepat proses pengadaan barang dan jasa agar sistem penganggaran lebih maksimal.
Munafri ingin memutus tradisi buruk “kejar tayang” serapan anggaran di akhir tahun. Ia memerintahkan agar seluruh proses administratif dimulai sejak dini sehingga penumpukan pekerjaan di bulan-bulan terakhir dapat dihindari sepenuhnya.
Mantan CEO PSM Makassar ini mengakui masih ada posisi strategis lain yang sedang diproses, termasuk pengajuan Pertimbangan Teknis (Pertek). Dalam waktu dekat, pengisian posisi kepala sekolah dan kepala puskesmas juga akan menjadi prioritas utamanya.
“Kita harus berlari kencang. Kalau kita meleset di depan, ke belakang pasti berantakan,” tambahnya, mengingatkan jajarannya tentang pentingnya ketepatan waktu dalam memulai setiap tahapan program kerja.
Lebih lanjut, ia memberikan pesan moral agar persoalan internal OPD tidak diumbar ke ruang publik. Ia meminta setiap pimpinan instansi membangun strong leadership untuk menjaga wibawa organisasi dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan di dalam.
Penataan di tingkat wilayah juga tak luput dari perhatiannya. Munafri mengingatkan para camat dan lurah agar peka terhadap masalah kecil di masyarakat. Menurutnya, pembiaran masalah kecil hanya akan menciptakan bom waktu yang merugikan pemerintah di masa depan.
Sektor kesehatan pun mendapat sorotan tajam, khususnya RSUD Daya. Appi menegaskan bahwa rumah sakit daerah adalah wajah pelayanan pemerintah. Ia menuntut peningkatan infrastruktur dan pola pelayanan yang mampu membangun kepercayaan publik secara penuh.
Menutup arahannya, Munafri mengingatkan bahwa sumpah jabatan adalah janji suci kepada Tuhan. Ia meminta setiap pejabat menyeimbangkan antara hak dan kewajiban, serta tidak hanya menuntut hak sambil mengabaikan tanggung jawab kepada rakyat.
Sebagai langkah pelengkap struktur, Munafri juga menunjuk Kepala Dinas PPKB, A. Irwan Bangsawan, untuk mengemban amanah tambahan sebagai Plt Asisten I Pemkot Makassar. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi pemerintahan secara menyeluruh.
Daftar 27 Pejabat Pemkot Makassar Baru Dilantik:
Nama-nama yang Dilantik:
1. dr. Reini Meilani Isbarch, Wakil Direktur Pelayanan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sakit Umum Daerah Daya Dinas Kesehatan Kota Makassar
2. Sitti Khusnaeni Sakka Manggasali, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar
3. Muhammad Amin, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar.
4. Suriady, Kepala Bidang Prasarana dan Bangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
5. Rismawati Hamid, Kepala Bidang Sanitasi, Air Bersih dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
6. Achmad Rivaldy Rizal, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
7. Arie Satriadi Sadewa, Kepala Sub Bagian Keuangan Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum Makassar
8. Fitriah Ramadhani, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Sekretariat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar
9. Islamiyah Sondeng, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar
10. Besse Nuryanti, Kepala Sub Bagian Keuangan Sekretariat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar
11. Andi Fitriani, Kepala Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian Sekretariat Dinas Kesehatan Kota Makassar
12 Deddy Yosep Orie, Kepala Sub Bidang Perencanaan Kebijakan Umum Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar
13. Rahmi Indry Sam, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Air Limbah Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
14. Daniel Dessi Arruanlumeme, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perbengkelan dan Pengelolaan Alat Berat Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
15. Sri Wanti Mamonto, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Dinas Kebudayaan Kota Makassar
16. Andi Nurul Salsabila Sultan Pawi, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengendalian Program Keluarga Berencana Kecamatan Makassar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar
17. Monica Suparman, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengendalian Program Keluarga Berencana Kecamatan Manggala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar
18. Nurtina, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengendalian Program Keluarga NBerencana Kecamatan Mamajang Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar.
19. Lukman, Kepala Seksi Manajemen Sekolah Dasar Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar.
20. Paisal, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar
21. Linda Any Fitriani, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Sekolah Menengah Pertama Bidang Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan Kota Makassar
22. Fatmawati, Kepala Seksi Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Formal Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kota Makassar
23. Yusuf Susandy Misman, Kepala Seksi Pemeliharaan Perlengkapan Jalan Bidang Perlengkapan Jalan Dinas Perhubungan Kota Makassar
24. St. Ariani K, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Bontoala Kota Makassar
25. M. Syarif, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar
26. Hamka Darwis, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat Kecamatan Mariso Kota Makassar
27. Aisyiyah, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Air Limbah Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar.

