Makassartoday.com, Makassar – Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menerima kunjungan warga terkait laporan dugaan persoalan limbah hotel yang mulai meresahkan masyarakat. Pertemuan yang digelar di Kantor DPRD Makassar ini bertujuan untuk mencari solusi atas dampak lingkungan yang dikeluhkan warga.
Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis A. Misbah, didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Makassar, Andi Salman Baso, Rabu (4/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap pengelolaan limbah salah satu hotel yang diduga tidak sesuai standar, sehingga berdampak pada kondisi lingkungan pemukiman sekitar. Warga mendesak adanya langkah konkret agar persoalan ini tidak berlarut-larut.
Menanggapi hal itu, Muchlis A. Misbah menegaskan bahwa pihaknya akan memproses laporan tersebut melalui mekanisme pengawasan yang ada di parlemen.
“Kami memiliki fungsi pengawasan untuk memastikan setiap pelaku usaha menjalankan kewajibannya sesuai aturan. Setiap aspirasi yang masuk akan kami tindak lanjuti secara proporsional,” tegas Muchlis di hadapan warga.
Ia menambahkan, DPRD Makassar akan segera berkoordinasi dengan instansi teknis terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, guna mengumpulkan data akurat di lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan apakah ada pelanggaran dalam sistem pengelolaan limbah hotel tersebut.
“Koordinasi lintas instansi sangat penting agar kita mendapatkan duduk perkara yang jelas sebelum menentukan langkah selanjutnya,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Kabag Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Makassar, Andi Salman Baso, menyatakan bahwa pihak sekretariat akan terus memfasilitasi ruang dialog antara warga dan legislator.
“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga transparansi dan pelayanan publik. Kami memastikan setiap keluhan masyarakat mendapatkan ruang partisipasi yang terbuka untuk dibahas melalui jalur resmi,” ujar Andi Salman.
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan bahwa DPRD Makassar akan menjadikan masalah ini sebagai prioritas dalam agenda kerja pengawasan dalam waktu dekat, demi menjaga kepentingan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

