Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah untuk turun langsung ke masyarakat di setiap kecamatan di Kota Makassar guna melihat kondisi yang terjadi di lapangan.
“Safari Ramadan ini kami laksanakan di seluruh kecamatan di Kota Makassar untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan melihat kondisi yang ada di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat ukhuwah serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kota.
Munafri menilai seluruh program pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan masyarakat. Sebaliknya, berbagai kegiatan masyarakat juga membutuhkan dukungan pemerintah.
“Tidak akan ada program pemerintah yang berjalan baik tanpa dukungan masyarakat. Demikian pula kegiatan masyarakat tidak akan berhasil tanpa kolaborasi dan dukungan pemerintah. Karena itu dibutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi,” ajakannya.
Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan telah memasuki pertengahan bulan. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan intensitas ibadah dan memanfaatkan momentum bulan suci dengan sebaik-baiknya.
Pria yang akrab disapa Appi itu kembali menekankan potensi peningkatan volume sampah selama Ramadan.
Ia menilai meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya penjualan makanan berbuka puasa secara dadakan, berpotensi menambah produksi sampah.

