Kebakaran di Kandea Makassar Lumat 37 Rumah, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
- calendar_month Selasa, 11 Agt 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Makassar – Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Kandea 3 Lorong 3, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin (10/8/2026) malam. Sebanyak 37 rumah semi permanen ludes dilalap si jago merah hingga mengakibatkan 244 jiwa dari 64 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.25 WITA. Menurut keterangan warga setempat, api pertama kali muncul di tengah proses mediasi masalah keluarga warga yang dihadiri oleh personel Bhabinkamtibmas dan Ketua RW di salah satu rumah.
Saat mediasi berlangsung, saklar atau MCB listrik rumah tersebut tiba-tiba turun. Tak lama setelah MCB dinaikkan kembali, kepulan asap tebal mendadak muncul dari lantai dua rumah yang berstruktur kayu. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Personel Bhabinkamtibmas bersama warga sekitar sempat berusaha melakukan pemadaman awal. Namun, kobaran api yang kian tak terkendali memaksa petugas dan warga menyelamatkan diri serta fokus mengevakuasi penduduk sekitar.
Sebanyak 10 unit armada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar dikerahkan ke lokasi sekitar pukul 21.00 WITA untuk menjinakkan kobaran api.
Kapolsek Bontoala, Kompol Dr. Andi Aris Abu Bakar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian guna mengamankan area dan membantu proses evakuasi.
“Kami langsung mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi, membantu evakuasi warga, serta mengatur situasi agar proses pemadaman oleh petugas Damkar dapat berjalan dengan aman dan lancar. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” kata Kompol Andi Aris saat dikonfirmasi.
Setelah perjuangan keras petugas Damkar bersama kepolisian dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 23.00 WITA. Petugas melanjutkannya dengan proses pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api susulan.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, kerugian material akibat musibah kebakaran ini ditaksir mencapai Rp500 juta.
Kompol Andi Aris mengimbau warga agar tidak mendekati lokasi yang masih dalam proses pendinginan demi keselamatan bersama. Pihak Polsek Bontoala juga tetap menyiagakan personel di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif bagi masyarakat yang terdampak.
- person

