Aksi Saling Kejar Kelompok Pemuda di Biringkanaya Berujung Maut
- calendar_month 17 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Makassar — Aksi penganiayaan secara bersama-sama di muka umum kembali menelan korban jiwa di Kota Makassar. Peristiwa berdarah yang melibatkan bentrokan kelompok pemuda di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, pada Minggu (4/10/2026) dini hari, mengakibatkan satu orang tewas di tempat dan satu lainnya kritis.
Korban tewas diketahui berinisial M.A.M. (24) dengan luka parang di belakang kepala serta anak panah (busur) yang masih menancap di kepala. Sementara korban M.F.S. (16) mengalami luka berat di kepala dan punggung, yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Berdasarkan data yang dihimpun kepolisian, peristiwa tragis ini bermula dari aksi saling kejar antar kelompok pemuda. Berikut kronologi lengkap kejadian tersebut:
Pukul 02.00 WITA (Awal Mula Bentrokan):
Sekelompok pemuda tengah berkumpul di Jalan Dg. Ramang, Kelurahan Pai. Tiba-tiba, datang rombongan kelompok lain menggunakan sekitar 12 unit sepeda motor sembari membawa senjata tajam jenis parang dan busur. Aksi saling kejar pun tak terhindarkan hingga mengarah ke Kabupaten Maros.
Pukul 03.35 WITA (Kecelakaan dan Penyerangan):
Saat berada di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, sepeda motor yang ditumpangi kelompok korban mengalami kecelakaan lalu lintas. Melihat hal tersebut, kelompok pengejar langsung berbalik arah dan menyerang para korban secara brutal menggunakan parang serta busur hingga jatuh korban jiwa dan luka berat.
Pukul 03.40 WITA (Pengamanan TKP):
Piket fungsi Polsek Biringkanaya yang dipimpin Ipda Hendrik tiba di lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Pukul 03.42 WITA (Penyelidikan Awal):
Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya Iptu Abdullah Mataram bersama Tim Resmob menyusul ke TKP untuk mengumpulkan bahan keterangan awal dari para saksi.
Pukul 04.23 WITA (Olah TKP Inafis dan Jatanras):
Tim Inafis Polrestabes Makassar bersama Piket Pamapta dan Tim Jatanras tiba di lokasi untuk mengolah TKP serta mem-backup penanganan kasus guna mengejar para pelaku.
Pukul 05.08 WITA (Evakuasi Korban):
Jenazah M.A.M. dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan medis forensik.
Dalam penanganan awal, Unit Reskrim Polsek Biringkanaya mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor tanpa plat nomor polisi dan dua unit telepon seluler.
Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A Malik, menegaskan bahwa pihaknya bersama Satreskrim Polrestabes Makassar sedang melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengusut tuntas para pelaku yang terlibat.
“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh dengan mengumpulkan keterangan para saksi, mengamankan barang bukti, dan berkoordinasi dengan jajaran Satreskrim Polrestabes Makassar. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian,” tegas Kompol Setiawan.
Ia juga mewanti-wanti para pemuda agar tidak terlibat aksi kekerasan jalanan maupun membawa senjata tajam yang dapat meresahkan masyarakat serta membahayakan nyawa.
- person

