Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana mengalokasikan anggaran sewa mobil untuk para pejabat OPD dengan nilai sewa Rp6 juta perbulan.
Rencana ini disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Muhammad Dakhlan, saat menanggapi pertanyaan media terkait penanganan mobil dinas yang hangus terbakar saat insiden di Kantor DPRD Makassar pada 29 Agustus lalu.
Dakhlan mengatakan, dari hasil inventarisasi pihaknya mencatat ada 32 unit mobil dinas yang hangus terbakar, 15 di antaranya mobil dinas pejabat OPD yang terdiri dari sekretaris dan kepala dinas, kepala badan dan bagian. Namun untuk rencana penyewaan akan diusulkan sebanyak 18 unit.
“Mobil dinas itu, informasi terakhir, sekitar 32. Yang 15 itu mobil-mobil pejabat. Pejabat OPD. Mulai dari sekitar kepala dinas, dan beberapa kepala bagian. Totalnya itu ada 18 unit yang akan kita sewa,” kata Muhammad Dakhlan di Balaikota, Selasa (9/9/2025).
Dakhlan menambahkan, untuk anggaran sewa 18 unit mobil dinas diusulkan Rp6 juta perunit setiap bulannya dengan jangka waktu selama empat bulan, mulai September hingga Desember 2025. Mobil dinas tersebut nantinya disewa dari pihak swasta.
“Tadi saya sudah laporkan ke Pak Wali, kemungkinan kita mau sewakan. Kita mau sewakan ini empat bulan. Mulai bulan September sampai Desember. Satu mobil itu Rp6 juta perbulan, dikali 18 unit. Sewanya nanti ke pihak ketiga,” urainya.
Sedangkan untuk kendaraan dinas lain di luar kebutuhan kedinasaan pejabat OPD yang sebelumnya hangus terbakar, kata Dakhlan, akan diusulkan pada tahun anggaran 2026 mendatang.
Sementara 32 unit bangkai mobil dinas yang sebelumnya hangus terbakar nantinya dilakukan penghapusan dari pembukuan aset Pemkot Makassar.
“Setelah diinventaris, dihapus pasti. Pasti dihapus karena kerusuhan,” pungkasnya.
Editor: Syafril R

