Makassartoday.com, Beijing – Persaingan global dalam pengembangan Kecerdasan Buatan (AI) memasuki babak baru. China secara resmi diklaim memenangkan perlombaan teknologi AI video generatif menyusul peluncuran Seedance 2.0 oleh ByteDance.
Model AI terbaru ini seketika menjadi pusat perhatian global karena kemampuannya memproduksi video sinematik berkualitas film profesional hanya dalam hitungan menit. Kehadiran Seedance 2.0 disebut-sebut telah menggeser dominasi Amerika Serikat yang sebelumnya memimpin pasar melalui model Sora milik OpenAI dan Veo dari Google.
Lampaui Sora dan Veo dalam Detail Sinematik
Meskipun AS lebih dulu memperkenalkan teknologi video generatif yang memukau, para ahli menilai Seedance 2.0 berada di level yang berbeda. Beberapa keunggulan utama yang membuat model milik ByteDance ini unggul antara lain:
- Realisme Gerakan: Pergerakan objek yang jauh lebih alami tanpa distorsi.
- Ekspresi Wajah: Detail emosi yang lebih mendalam dan akurat.
- Koreografi & Kamera: Mampu menangani transisi adegan yang kompleks dan dramatis layaknya diarahkan oleh sutradara profesional.
Transformasi Konten Kreatif
Di China, gelombang kreativitas langsung meledak tak lama setelah peluncuran. Para pengguna memanfaatkan Seedance 2.0 untuk menciptakan konten yang sebelumnya dianggap mustahil atau berbiaya mahal, seperti:
- Adegan Laga Epik: Produksi sekelas blockbuster Hollywood.
- Kolaborasi Impian: Video musik yang mempertemukan aktor ternama dengan karakter superhero dalam satu layar.
“Seedance 2.0 bukan sekadar alat bantu, tapi mesin penggerak imajinasi yang menghapus batasan antara fantasi dan realitas visual,” tulis salah satu pengamat teknologi di Weibo.
Eksklusivitas di Pasar Tiongkok
Sayangnya, bagi kreator konten di luar Tiongkok, kecanggihan ini belum bisa dinikmati secara luas. Saat ini, ByteDance masih menetapkan Seedance 2.0 sebagai layanan eksklusif yang hanya tersedia untuk pengguna di wilayah China saja.
Langkah ini memperkuat posisi China dalam kedaulatan teknologi AI, sekaligus memberikan tantangan besar bagi raksasa teknologi di Silicon Valley untuk segera memberikan jawaban tandingan.
Video Hasil Seedance 2.0

