By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026, Ini Alasannya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Nasional > Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026, Ini Alasannya
Nasional

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026, Ini Alasannya

admin
admin
Share
2 Min Read
Rukyatul hilal./Foto:Ist
SHARE

Makassartoday.com, Jogyakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Ketetapan ini didasarkan pada metode baru, yakni Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), yang kini menjadi acuan resmi organisasi tersebut.

Pakar Falak Muhammadiyah, Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, menjelaskan bahwa keputusan ini tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025. Penggunaan KHGT merupakan transformasi besar bagi Muhammadiyah yang sebelumnya menggunakan metode Wujudul Hilal.

Mengapa 18 Februari?

Arwin memaparkan bahwa berdasarkan parameter KHGT, posisi hilal untuk awal Ramadan 1447 H telah memenuhi syarat minimal, yaitu ketinggian 5 derajat dan elongasi 8 derajat di wilayah mana pun di muka bumi.

Periklanan
Ad imageAd image

“Untuk awal Ramadan 1447 H, parameter tersebut telah terpenuhi di Alaska, Amerika Serikat, dengan ketinggian hilal 05° 23’ 01” dan elongasi 08° 00’ 06,” ujar Arwin seperti dilansir dari laman resmi Muhammadiyah, Senin (16/2/2026).

Dalam prinsip KHGT, jika hilal sudah terbukti secara definitif di satu wilayah bumi—dalam hal ini Alaska—maka ketetapan tersebut berlaku secara global (ittihad al-mathali’). Oleh karena itu, seluruh dunia dianggap sudah memasuki bulan baru pada hari berikutnya.

Potensi Perbedaan dengan Pemerintah

Di sisi lain, Arwin menyebutkan adanya potensi perbedaan awal puasa dengan pemerintah. Di wilayah Indonesia, pada saat matahari terbenam tanggal 17 Februari, posisi hilal secara astronomis masih berada di bawah ufuk (negatif).

Kondisi ini belum memenuhi kriteria MABIMS 3-6,4 yang dianut oleh Kementerian Agama RI. “Pemerintah diperkirakan akan menetapkan awal Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun, keputusan resmi tentu tetap menunggu hasil Sidang Isbat setelah proses rukyatul hilal di lapangan,” tambahnya.

Bukan Perbedaan Akidah

Arwin menekankan bahwa perbedaan ini bukanlah persoalan akidah, melainkan perbedaan teknis dalam implementasi kriteria dan cakupan wilayah keberlakuan kalender. Muhammadiyah mengedepankan prinsip kesatuan umat global (ummah wahidah) dan kepastian waktu jauh-jauh hari melalui hisab definitif.

“Berbagai masukan dan diskusi mengenai KHGT justru kami pandang positif. Ini adalah bagian dari proses ijtihad dan penyempurnaan konsep kalender Islam yang terpadu untuk jangka panjang,” pungkasnya.

You Might Also Like

Pemerintah Batal Lakukan Penyesuaian Harga BBM pada 1 April 2026, Minta Masyarakat Tidak Panik

Mendikdasmen RI dan Wali Kota Makassar Hadiri Syawalan PWM Sulsel, Resmikan Klinik Utama Baru

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Hilal Belum Penuhi Syarat, Lebaran 2026 Berpotensi Jatuh pada Sabtu 21 Maret

KPK Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2026, Ini Aturannya

TAGGED: Muhammadiyah, Ramadan
admin Februari 16, 2026 Februari 16, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article MUI Sebut Ada Potensi Perbedaan Awal Ramadan 1447 H
Next Article Bingung Cari Takjil? Ini Peta Jalan Kuliner Ramadan Paling Lengkap di Makassar!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Rahasia Produktivitas Tinggi: Mengenal Sleep Hygiene dan Cara Menerapkannya
Health April 6, 2026
Appi Ultimatum Lurah yang Bolos Rakor Terkait Pengelolaan Sampah
Metro April 6, 2026
Cegah Kebocoran Anggaran, Wali Kota Makassar Bakal Sisir ‘Data Siluman’ Petugas Kebersihan
Metro April 6, 2026
5 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Lapak Pedagang di Jalan Datuk Patimang Dibongkar
Metro April 5, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?