Ekonomi Makassar Tembus 7,04 Persen, Fraksi PKS DPRD Apresiasi Kinerja Pemkot di APBD Perubahan 2026
- calendar_month 3 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
- Memperkuat pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat.
- Mengendalikan belanja operasi sekaligus melindungi belanja produktif.
- Memprioritaskan pelayanan dasar dan penyelesaian masalah perkotaan.
- Memperluas kesempatan kerja dan perlindungan kelompok rentan.
- Memastikan setiap tambahan anggaran memiliki target hasil yang terukur.
“Keberhasilan ekonomi ini harus nyata dirasakan warga: banjir dan genangan berkurang, jalan serta drainase membaik, akses air bersih meluas, masalah sampah tertangani, serta UMKM semakin kuat,” tegas Hartono.
Selain itu, PKS memberikan catatan kritis terkait pergeseran anggaran. Belanja operasi dalam APBD Perubahan 2026 tercatat naik sekitar Rp146 miliar (3,49 persen) menjadi Rp4,33 triliun. Sebaliknya, belanja modal justru turun Rp55 miliar (5,68 persen) menjadi Rp919 miliar.
PKS meminta Pemkot Makassar menjelaskan dasar penentuan prioritas tersebut, mengingat aspirasi warga saat reses—seperti di wilayah Bangkala—masih mendesak pembenahan infrastruktur dasar, drainase, hingga penanganan banjir. PKS juga menanyakan penyebab penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan strategi memulihkannya hingga akhir tahun.
Lanjut ke Pembahasan Pansus
Dalam rapat paripurna tersebut, seluruh sembilan fraksi di DPRD Kota Makassar menyatakan setuju agar Ranperda Perubahan APBD TA 2026 dilanjutkan ke tahap pembahasan Panitia Khusus (Pansus).
Pembahasan lanjutan ini diharapkan mampu melahirkan kebijakan anggaran yang presisi, tepat sasaran bagi kebutuhan warga, sekaligus menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi Kota Makassar.
- person

