Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Metro » Sekda Makassar Kaji Rencana Kantong Parkir Baru di Sejumlah Titik Fasum

Sekda Makassar Kaji Rencana Kantong Parkir Baru di Sejumlah Titik Fasum

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassartoday.com, Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengkaji pembangunan kantong-kantong parkir di sejumlah kawasan sebagai upaya menata parkir sekaligus mengurai kemacetan akibat penggunaan badan jalan untuk kendaraan.

Hal itu disampaikan Sekda Makassar Andi Zulkifly saat membahas rapat koordinasi pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) sebagai kantong parkir di wilayah Kota Makassar di Ruang Rapat Sekda Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (1/10/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, mengatakan konsep penanganan kantong parkir tersebut telah disiapkan oleh Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya.

Sejumlah titik yang masuk dalam kajian antara lain kawasan sekitar Mal Panakkukang yakni Jalan Boulevard dan Jalan Pengayoman, Jalan Mawas hingga kawasan Balai Kota Makassar.

Menurut mantan Camat Ujung Pandang ini, rencana tersebut belum dapat langsung dilaksanakan karena masih membutuhkan kajian lintas organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dari sisi regulasi, teknis pembangunan, pembiayaan, dan skema kerja sama.

“Kita sementara mengkaji. Kita lihat dari sisi regulasi apakah bisa dilaksanakan, kemudian berapa pembiayaannya dan skemanya seperti apa,” kata Sekda Makassar Andi Zulkifly.

Ia menyebut skema pembangunan nantinya masih terbuka untuk beberapa alternatif. Di antaranya melalui penyertaan modal pemerintah daerah maupun kerja sama antara pemerintah dengan pengelola atau pihak pemilik lahan.

Andi Zul–sapaan akrabnya–mencontohkan pola kerja sama yang telah diterapkan di kawasan Anjungan Pantai Losari sebagai salah satu model yang dapat dipelajari.

“Apakah melalui penyertaan modal atau kerja sama antara pemerintah dengan pengelola parkir, itu yang sementara kita kaji. Ada juga contoh kerja sama di Anjungan Pantai Losari. Model seperti itu bisa kita lihat, tetapi tentu harus disesuaikan dengan regulasi,” ujarnya.

 

  • person
Bagikan Threads
expand_less