Terminal Daya Makassar Bakal Jadi Pusat Ekspedisi Hingga Dilengkapi SPBU
- calendar_month 2 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Secara prinsip kita sudah siap, tinggal launching. Insya Allah November, mungkin bersamaan dengan ulang tahun Kota Makassar, kita akan merilis sistem aplikasi itu yang bekerja sama dengan Gojek di Lontara Plus,” ujar Elber, Selasa (5/10/2026).
Melalui fitur Appilei yang terintegrasi dengan platform Gojek dan aplikasi Lontara Plus milik Pemkot Makassar, calon penumpang tidak perlu lagi mengantre di loket atau bertransaksi secara tunai. Masyarakat dapat langsung memilih Perusahaan Otobus (PO), melihat jadwal keberangkatan, mengecek tarif, hingga membeli tiket secara digital layaknya memesan tiket penerbangan di bandara.
Pangkas Kebocoran Pendapatan dan Siapkan Loket Bersama
Sistem anyar ini juga memuat digitalisasi manifes penumpang untuk memantau data perjalanan secara akurat. Langkah ini diambil untuk meningkatkan transparansi sekaligus menekan potensi kebocoran pendapatan daerah karena seluruh transaksi pembayaran langsung masuk ke kas administrasi terminal.
Guna mendukung kelancaran operasional, Perumda Terminal menyediakan loket bersama yang menghimpun layanan dari sekitar 50 PO bus di Terminal Daya.
“Tidak ada lagi tiket fisik di pintu masuk karena kita sudah MoU dengan pemilik PO,” jelas Elber.
Solusi ‘Mati Suri’: Dari Terminal Ekspedisi Hingga SPBU
Selain transformasi digital, Perumda Terminal Makassar Metro merancang strategi agar kawasan terminal tetap hidup dari pagi hingga malam.
Di Terminal Daya, manajemen berencana membagi pola aktivitas kawasan:
Pagi hingga Sore: Difungsikan sebagai terminal feeder serta pusat ekspedisi barang.
Tak hanya itu, keberadaan SPBU di bagian depan area terminal serta pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) juga disiapkan untuk menarik kendaraan masuk secara alami tanpa perlu pemaksaan regulasi.
Penataan Terminal Mallengkeri dan Toddoppuli
Strategi pembenahan juga menyasar kawasan terminal lainnya di Makassar:
Terminal Mallengkeri: Aktivitasnya kini digabung antara fungsi transportasi dan ekonomi lokal. Malam hari difungsikan untuk bongkar muat sayur-mayur, sedangkan pagi hingga siang menjadi terminal feeder yang kini disinggahi 80–100 unit armada, termasuk area pul Bluebird.
- person

