By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: OPD Diminta Tetrib Data untuk Pemberian BPJS Kesehatan Warga Kurang Mampu
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Sulsel > OPD Diminta Tetrib Data untuk Pemberian BPJS Kesehatan Warga Kurang Mampu
Sulsel

OPD Diminta Tetrib Data untuk Pemberian BPJS Kesehatan Warga Kurang Mampu

admin
admin
Share
3 Min Read
PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra memimpin Rakor bersama Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Makassar di Kantor Balaikota, Senin (13/05/2024)./Foto:Hms
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra memimpin Rapat Kordinasi (Rakor) bersama Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Makassar, Muhammad Aras, di Ruang Rapat Sekda, Balaikota, Senin (13/05/2024).

Rakor ini membahas pemadanan data antara pihak Pemkot Makassar dan BPJS Kesehatan. Hal ini dilakukan agar semua peserta BPJS yang masuk dalam kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) dan PBPU Pemda bisa tepat sasaran.

Firman mengatakan, tertib data dibutuhkan agar tercipta sinkronisasi pihak Pemkot Makassar dengan BPJS Kesehatan.

Olehnya saya menekankan kepada forum pemangku utama seperti Dinas Sosial, Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, DPPKB, dan Dinas Ketenagakerjaan maupun Dinas Kesehatan agar fokus untuk mendata kepesertaan dan menyinkronkannya dengan data yang dimiliki pihak BPJS Kesehatan.

Periklanan
Ad imageAd image

“Saya tekankan kepada OPD terkait untuk melakukan penertiban data dan sinkronisasi secara real time. Nanti kordinasi dengan Kominfo. Karena tertib data adalah solusi bagi warga kurang mampu untuk pemberian BPJS Kesehatan tepat sasaran,” imbuhFirman.

Meski demikian, Kata Firman, hasil pemantauan dan evaluasi kepesertaan PBI JK terpantau masih terus dilakukan pendataan secara rutin.

“Harus rutin karena kita tidak tahu nanti banyak permintaan warga miskin dan tidak mampu untuk di daftarkan sebagai peserta PBI JK dan PBPU Pemda. Dari itu jita bisa mencermati data yang ada,” tambahnya.

Sementara, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Makassar, Muhammad Aras mengungkapkan untuk kepesertaan di Kota Makassar sendiri sudah mencakup 99,45 persen atau sudah mencapai 1.458.190 jiwa.

Sementara, untuk jumlah data kepesertaan PBI JK 360.824 jiwa. Dan PBPU Pemda sebanyak 201.309 jiwa.

“Bisa kita lihat komitmen Pemerintah Kota Makassar sangat mendukung dalam pelaksanaan pemadanan data dan penambahan kepesertaan lewat data tersebut,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia menyebut Pemkot Makassar juga saat ini terus menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan yang mendukung pelaksanaan program JKN.

Menyiapkan anggaran dalam pembiayaan iuran baik yang dibiayai melalui pegawai yang bekerja di lingkup pemerintahan ataupun masyarakat yang dibiayai pemerintah.

“Jadi kami setiap bulan itu, kami melakukan konsolidasi data bersama sama dengan Dinas Sosial, Dukcapil dan Dinas kesehatannya untuk memastikan data itu sinkron atau dengan valid dengan data dukcapil data yang didaftarkan oleh pemerintah daerah itu, merupakan data-data yang sudah divalidasi melalui Data di capil,” ungkapnya.

Karenanya dia berharap, sinkronisasi data atau tertib data ini dapat membantu pihak Pemkot dan BPJS Kesehatan dalam pengembangan kepesertaan masyarakat.

(**)

You Might Also Like

Lapak PKL di Jalan Kalimantan Dibongkar, Pemkot Makassar Siapkan Solusi Relokasi

Pemkot Makassar Jadi yang Tercepat Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel

Appi Tawarkan Potensi Spermonde di Forum Pertemuan Saudagar Bugis Makassar XXVI 2026

Klaim Tanah Adat 20 Tahun, Penertiban PKL di Jalan Satando Berakhir Ricuh

Lautan Jemaah Padati Karebosi, Munafri-Aliyah Ajak Warga Perkuat Persatuan di Hari Kemenangan

TAGGED: BPJS Kesehatan, Firman Hamid Pagarra, Pemkot Makassar
admin Mei 13, 2024 Mei 13, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Cara Mengatasi Fobia Takut Gelap atau Nyctophobia
Next Article Dukung Program Jagai Anakta, LS3 Ciptakan Lagu Bombe Narkoba
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Lapak PKL di Jalan Kalimantan Dibongkar, Pemkot Makassar Siapkan Solusi Relokasi
Metro Maret 26, 2026
Pemkot Makassar Jadi yang Tercepat Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel
Metro Maret 26, 2026
Appi Tawarkan Potensi Spermonde di Forum Pertemuan Saudagar Bugis Makassar XXVI 2026
Metro Maret 26, 2026
Klaim Tanah Adat 20 Tahun, Penertiban PKL di Jalan Satando Berakhir Ricuh
Metro Maret 26, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?