By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Permukan Air Bendungan Bili-bili Mulai Surut
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Sulsel > Permukan Air Bendungan Bili-bili Mulai Surut
Sulsel

Permukan Air Bendungan Bili-bili Mulai Surut

admin
admin
Share
3 Min Read
Pemantauan tinggi muka air di Bendungan Bili-bili pada Selasa (11/2/2025), pukul 16.30 Wita./Foto: dok BBWS
SHARE

Makassartoday.com, Gowa – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang melaporkan ketinggian permukaan air (elevasi) di Bendungan Bili-bili, Selasa (11/2/2025), pukul 23.00 Wita, mulai mengalami penurunan.

Dari pemantauan BBWS, saat ini elevasi berada pada elevasi 100.52 Mdpl, meski sebelumnya terpantau pasang tertinggi terjadi pada pukul pukul 20.00 Wita.

“Saat pengumuman ini disampaikan, pintu pelimpah masih dibuka untuk menurunkan muka air waduk hingga elevasi normal (elevasi 99,50 Mdpl). Dihimbau kepada masyarakat di Sungai Jeneberang (hilir Bendungan Bili-bili) untuk tidak melakukan aktivitas di Sungai dan berhati-hati terhadap informasi/berita tidak benar (hoax) yang beredar. Terima kasih,” tulis pihak BBWS di akun Instagram @pu_sda_pompenganjeneberang

Dijelaskan sebelumnya, pemantauan tinggi muka air di Bendungan Bili-bili sejak tanggal 6 Februari 2025 menunjukkan terjadi kenaikan.

Periklanan
Ad imageAd image

Sesuai pencatatan curah hujan stasiun Malino sejak 6 hingga 7 Februari 2025, dengan intensitas hujan lebat.

Pada 8 Februari 2025, BBWS mencatat intensitas hujan 124 mm (sangat lebat) dan tanggal 9 sd 11 februari 2025 dengan intensitas hujan 339 mm (ekstrim).

Dampak dari tinggi hujan tersebut, inflow yang masuk ke Bendungan Bili-bili terjadi peningkatan dengan elevasi 99,77 Mdpl pukul 13.45 Wita pada Selasa (11/2/2025), melewati batas normal (normal 99,50 mdpl).

Melihat fluktuasi muka air waduk yang semakin meningkat dan masih terjadi hujan di hulu dengan kategori sangat lebat 139 mm (pukul 09.00 – 12.00 Wita).

Atas kondisi itu, BBWS Pompengan Jeneberang menyampaikan surat pengumuman kondisi Bendungan Bili-bili kepada Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Wali Kota Makassar dan Bupati Gowa serta Kepala BPBD Sulawesi Selatan yang isinya informasi elevasi waduk dan rencana membuka pintu pelimpah serta penyampaian kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan penyeberangan sungai, menambang dan menjala ikan di hilir bendungan/hilir Sungai Jeneberang.

Unit Pengelolaan Bendungan (UPB) Bili-bili bersama Kepala Desa Bili Bili, Babinsa Parangloe dan anggota Polsek Manuju melaksanakan pemantauan kondisi bendungan. Pada saat pemantauan tinggi mua air pukul 16.30 Wita berada pada elevasi 100.26 Mdpl dengan outflow 862,88 m3/detik.

Pada saat yang sama, di hulu Sungai Jenelata terpantau curah hujan 6 hingg 11 Februari 2025 dengan intensitas hujan lebat hingga ekstrim (tertinggi 281 mm tanggal 11/02/2025). Pada pukul 17.00 Wita terpantau di titik Bendung Bissua tercatat debit di sungai sebesar 1.373,2 m3/detik, merupakan total debit dari Bendungan Bili-bli dan Sungai Jenelata yang masih di bawah kapasitas sungai.

(**)

You Might Also Like

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Hilal Belum Penuhi Syarat, Lebaran 2026 Berpotensi Jatuh pada Sabtu 21 Maret

Bernostalgia, Bupati Syaharuddin Alrif Tutup Safari Ramadan di Masjid Tempatnya Pernah Jadi Imam Tarawih

Lebaran Lebih Awal, Sejumlah Jemaah di Makassar Gelar Salat Idulfitri Hari Ini

Pantau Hilal Syawal 1447 H, Dua Lokasi di Sulsel Jadi Titik Penentu Idul Fitri 2026

TAGGED: Banjir Sulsel, BBWS Pompengan Jeneberang, Bendungan Bili-bili, focus
admin Februari 11, 2025 Februari 11, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article 5 PAUD Negeri di Makassar Diresmikan, Disdik Klaim Sudah Sesuai Standar Pendidikan
Next Article Gerindra Tepis Efisiensi Anggaran Picu Gelombang PHK
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Bukan Mukena, Lucinta Luna Tampil Maskulin Pakai Peci dan Baju Koko Saat Salat Id
Selebriti Maret 22, 2026
Intip Pertemuan Empat Mata Appi-Danny di Momen Idulfitri 1447 H
Politik Maret 21, 2026
Lautan Jemaah Padati Karebosi, Munafri-Aliyah Ajak Warga Perkuat Persatuan di Hari Kemenangan
Metro Maret 21, 2026
Hadirkan Imam Asal Yaman, Ini Detail Pelaksanaan Salat Id Pemkot Makassar di Karebosi
Metro Maret 20, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?