Makassartoday.com, Maros – Tim PPK Ormawa HIMAKAHA Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin kembali menghadirkan inovasi bermanfaat bagi masyarakat Desa Pattiro Deceng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan(Sulsel).
Melalui kegiatan “Pelatihan Pembuatan Alat, Pakan Silase, dan Kompos”, mahasiswa berupaya membekali peternak binaannya dengan keterampilan praktis dalam pengelolaan pakan dan limbah ternak.
Pelatihan yang berlangsung belum lama ini, dihadiri kelompok ternak binaan ini menjadi bagian penting dari rangkaian program PPK Ormawa. Tidak sekadar pelatihan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi peternak untuk mengantisipasi keterbatasan pakan di musim tertentu, sekaligus mengelola limbah ternak menjadi kompos yang bernilai ekonomis.
Dosen pendamping PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas, drh. Muh Ardiansyah Nurdin, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai kegiatan tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mampu memberikan dampak jangka panjang.
“Kegiatan ini sangat penting karena mampu menjawab kebutuhan peternak di lapangan. Saya berharap adik-adik mahasiswa tetap semangat dan menuntaskan seluruh rangkaian program yang telah direncanakan,” ucap Ardiansyah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/8/2025).
Sementara itu, Ketua Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas, M. Abid Nabil, menekankan bahwa pakan silase dapat menjadi solusi bagi peternak ketika menghadapi keterbatasan pakan.
“Kami ingin pelatihan ini benar-benar bisa diterapkan. Pakan silase ini diharap dapat menjadi cadangan jangka panjang yang dapat dimanfaatkan saat pakan hijauan sulit diperoleh, terutama di musim-musim tertentu” jelas Abid.
Apresiasi juga datang dari Ketua Ormawa HIMAKAHA FK Unhas, Ahmad Rayhana, yang menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi tim yang terus melahirkan kegiatan nyata di tengah masyarakat.
“Saya bangga kepada seluruh tim yang konsisten menghadirkan kegiatan bermanfaat. Inilah wujud kontribusi mahasiswa dalam mendukung keberlanjutan program di desa binaan,” ungkapnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan peternak di Desa Pattiro Deceng, semakin mandiri dalam menyediakan pakan berkualitas serta mampu memanfaatkan limbah ternak menjadi kompos. Pelatihan ini pun menjadi langkah nyata dalam mewujudkan peternakan berkelanjutan yang berdaya saing di tingkat lokal maupun regional.
(**)