By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Miris, Ibu Hamil di Papua Meninggal Dunia Usai Ditolak Empat Rumah Sakit
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Scroll Untuk Melihat Konten
Ad imageAd image
Makassar Today > Blog > Nasional > Regional > Miris, Ibu Hamil di Papua Meninggal Dunia Usai Ditolak Empat Rumah Sakit
Regional

Miris, Ibu Hamil di Papua Meninggal Dunia Usai Ditolak Empat Rumah Sakit

admin
admin
Share
2 Min Read
Pusaran makam ibu Irene Sokoy dan bayinya./Foto: Int
SHARE

Makassartoday.com, Jayapura – Seorang ibu hamil bernama Irene Sokoy, warga Kampung Hobong, Distrik Sentani, Jayapura, meninggal dunia bersama bayi dalam kandungannya setelah diduga ditolak oleh empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura. Peristiwa tragis yang terjadi pada Senin (17/11) sekitar pukul 05.00 Wita, itu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat.

Dilansir dari Metapos.id, Kepala Kampung Hobong, Abraham Kabey, menyebutkan bahwa Irene sempat dibawa bolak-balik menuju RSUD Dok II Jayapura setelah sebelumnya ditolak oleh beberapa rumah sakit lainnya. Ia menilai peristiwa ini sangat menyakitkan bagi warga setempat.

Suami almarhumah, Neil Kabey, menyampaikan rumah sakit atas pelayanan kesehatan di rumah sakit yang didatanginya. Ia mengatakan tidak ada dokter yang bertugas ketika istrinya membutuhkan penanganan darurat.
“Kalau saat itu di RSUD Yowari ada dokter, saya yakin istri dan anak saya masih hidup,” ujarnya.

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, menyampaikan permintaan maaf dan menyebut kejadian tersebut sebagai contoh buruknya pelayanan kesehatan di Papua.

“Saya mohon maaf dan turut berduka atas kejadian dan kebodohan jajaran pemerintah. Ini kebobrokan pelayanan kesehatan dari tingkat atas sampai bawah,” kata Fakhiri.

Ia berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh serta mengganti seluruh direktur rumah sakit di bawah Pemerintah Provinsi Papua yang dinilai lalai. Ia juga mengungkapkan banyak peralatan medis yang rusak karena diabaikan.

“Hal ini sudah saya laporkan langsung ke Menteri Kesehatan untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Makassar Meningkat Signifikan

5 Nelayan Terombang-ambing di Perairan Barang Lompoa Berhasil Dievakuasi

Kasus Kebakaran di Makassar Menurun Tahun 2025

Tersandung Kasus Korupsi Bibit Nanas, Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Dicekal ke Luar Negeri

Disambangi TRC Perumda Parkir, Jukir Liar Viral di Lazatto Hilang Ditelan Bumi

TAGGED: focus
admin November 23, 2025 November 23, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Dekranasda Makassar Angkat Keelokan Baju Bodo di Expo Kreatif Andalan 2025
Next Article AVOCE CELEBES Gelar Jalan Sehat dan Bakti Sosial Bersama Ratusan Ojol di Makassar
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Makassar Meningkat Signifikan
Sulsel Januari 5, 2026
Diklaim Bikin Macet, Lapak Pedagang di Jalan Saripa Raya Dibongkar Satpol PP
Sulsel Januari 3, 2026
Guru Besar UI Kritik KUHAP dan KUHP Baru: Kita Masih Negara Hukum atau Tidak?
Nasional Januari 2, 2026
5 Nelayan Terombang-ambing di Perairan Barang Lompoa Berhasil Dievakuasi
Sulsel Januari 2, 2026
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?