By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Nasional > Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Nasional

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

admin
admin
Share
2 Min Read
Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar menyampaikan hasil Sidang Isbat bahwa Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis 19 Februari 2026. Foto: Fitri/ MUI Digital
SHARE

Makassartoday.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama RI secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil setelah digelarnya Sidang Isbat yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).

Menteri Agama RI, KH Nasaruddin Umar, menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada hasil perhitungan hisab dan laporan lapangan terkait pemantauan hilal.

“Berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Menag dalam konferensi pers usai sidang.

Alasan Teknis Perbedaan Kriteria

Periklanan
Ad imageAd image

Anggota Tim Hilal Kemenag, Cecep Nurwendaya, memaparkan bahwa terdapat potensi perbedaan awal puasa di tengah masyarakat. Hal ini dipicu oleh perbedaan kriteria yang digunakan oleh berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

Pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) dan Persis saat ini menggunakan kriteria MABIMS (kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Kriteria ini mensyaratkan:

  • Tinggi hilal minimal 3 derajat.
  • Elongasi minimal 6,4 derajat.

Di sisi lain, PP Muhammadiyah menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dengan kriteria tinggi hilal 5 derajat dan elongasi 8 derajat di wilayah daratan mana pun di muka bumi. Perbedaan parameter inilah yang memunculkan kemungkinan perbedaan tanggal dimulainya ibadah puasa.

Pesan Sejuk dari MUI

Menyikapi adanya potensi perbedaan tersebut, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar mengimbau umat Islam untuk tetap tenang dan saling menghormati. Menurutnya, perbedaan dalam menentukan awal bulan qomariah adalah hal yang lumrah dalam ijtihad ulama.

“Kalau benar dapat dua pahala, kalau salah dapat satu pahala. Artinya ada ruang untuk berbeda. Yang penting bagi umat Islam adalah menjaga persaudaraan,” tutur Kiai Anwar.

Beliau menegaskan bahwa yang terpenting bukan terletak pada keseragaman tanggal, melainkan esensi ibadah dan kekuatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Sidang Isbat tahun ini turut dihadiri oleh pimpinan ormas Islam, duta besar negara sahabat, perwakilan BMKG, BRIN, serta para ahli falak. Data hasil pemantauan sendiri dihimpun dari 96 titik lokasi rukyatul hilal yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

You Might Also Like

Cemburu Buta Berujung Pidana: Pemuda di Makassar Hantam Wajah Pacar Pakai Helm Hingga Lebam

Pemerintah Batal Lakukan Penyesuaian Harga BBM pada 1 April 2026, Minta Masyarakat Tidak Panik

Pertalite dan BioSolar Tidak Naik, Ini Prediksi Harga BBM di Sulsel 1 April 2026

Hari Ketiga Pencarian, Seluruh Korban Air Bah Sungai Kalimborang Maros Ditemukan Meninggal Dunia

Tragedi Air Bah Tompobulu: Tim SAR Temukan Jenazah Fajrin, Satu Korban Lagi Masih Hilang

TAGGED: focus, Kemenag, MUI, Ramadan
admin Februari 18, 2026 Februari 17, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Ini Jenis Usaha Hiburan yang Wajib Tutup Selama Bulan Suci Ramadan di Makassar
Next Article PKL di Jalan Adipura dan Jalan Haji Kalla Direlokasi ke Eks Terminal Toddopuli
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Rahasia Produktivitas Tinggi: Mengenal Sleep Hygiene dan Cara Menerapkannya
Health April 6, 2026
Appi Ultimatum Lurah yang Bolos Rakor Terkait Pengelolaan Sampah
Metro April 6, 2026
Cegah Kebocoran Anggaran, Wali Kota Makassar Bakal Sisir ‘Data Siluman’ Petugas Kebersihan
Metro April 6, 2026
5 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Lapak Pedagang di Jalan Datuk Patimang Dibongkar
Metro April 5, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?