Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Metro » Niat Persuasif Dibalas Badik: Penertiban PKL Sultan Alauddin Memanas, Oknum Massa Teror Staf Kelurahan

Niat Persuasif Dibalas Badik: Penertiban PKL Sultan Alauddin Memanas, Oknum Massa Teror Staf Kelurahan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus mengedepankan pendekatan persuasif dalam menata ruang publik. Namun, upaya humanis tersebut sempat diwarnai ketegangan saat sekelompok massa mendatangi Kantor Kelurahan Pa’baeng-baeng, Rabu (18/2/2026).

Insiden ini bermula dari penolakan penertiban pedagang kaki lima (PKL) buah di Jalan Sultan Alauddin. Meski pihak kelurahan telah melayangkan surat pemberitahuan bongkar mandiri sejak 16 Februari, para pedagang belum juga mengosongkan lokasi.

Puncaknya, saat tim gabungan Satpol PP dan pihak kelurahan melakukan penertiban, terjadi perlawanan. Situasi semakin memanas ketika salah satu oknum massa dilaporkan membentangkan senjata tajam jenis badik di depan staf kelurahan saat mendatangi kantor kelurahan.

Gerakan Serentak Empat Kecamatan 

Di sisi lain, upaya penataan di wilayah lain terpantau berjalan lebih kondusif. Empat Camat di Makassar turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan warga:

  1. Kecamatan Panakkukang: Camat Syahril menemui pemilik lapak di Jalan Pettarani II. Ia meminta warga sadar akan fungsi drainase guna mencegah banjir.
  2. Kecamatan Bontoala: Camat Fataullah bergerak cepat meredam polemik pengecatan kuning di kawasan SMK 4 Jalan Tinumbu melalui rapat koordinasi dengan perwakilan PKL.
  3. Kecamatan Tallo: Camat Andi Husni mengedukasi pedagang di Jalan Sunu dan Jalan Datuk Patimang agar secara sukarela memindahkan dagangannya dari fasilitas umum.
  4. Kecamatan Ujung Pandang: Camat Nanin Sudiar berhasil memediasi pedagang ikan bakar yang sudah berjualan 20 tahun di Jalan Emitailan untuk bersedia direlokasi ke Pasar Baru.

Prioritas Fungsi Publik 

Camat Panakkukang, Syahril, menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang warga mencari nafkah, namun ada aturan ruang yang harus dipatuhi.

“Kami datang secara kekeluargaan agar pedagang sadar membongkar sendiri lapaknya. Keberadaan lapak di atas drainase memicu genangan saat hujan tinggi,” ujar Syahril, Kamis (19/2/2026).

Senada dengan hal itu, Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, menekankan bahwa relokasi adalah solusi tengah. “Pedagang tidak dilarang berusaha, tapi diarahkan ke lokasi yang sesuai peruntukannya agar estetika kota dan jalur pejalan kaki kembali berfungsi,” tutupnya.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (1)

  • Jina

    Just nude tgpDown on the bottomLesbian puppy girlsMen and women in asian cultureHairy back commercialHow to anal dildoVintage bus hire devonTeens
    caught sleepingBrazil best nude bunsReally old ladies fucking xnxx
    Wire ribbon asianClip cock huge pornFirst time video dildoFunny online games sexL g pics tgpMdf stripAdult
    human development theoriesWomen’s orgasm contraction videoPiolo scandal sex xnxxporn.win Big giantic titsMiley cyrus naked pictures uncensoredDigital picture virginBeautiful nude girl spread
    drippingSam rockwell nudeBoss expects sexBreastfeeding bdsm xnxx Cum
    swapping vidsWife were fucking againHot fucking
    wivesPottery barn teen coupon codesGetaways spain nude
    photosJenna jameson milfLive sex vidieosNudist
    camp in ohioMeg cash strapped teensCryos international sperm bankSex video chatten

    Also visit my web page … webpage

    Balas28 September 2026 8:05 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less