Makassartoday.com, Bandung – Jagat media sosial baru-baru ini dihangatkan oleh video haru dua gadis kembar tunarungu, Hasna Alifah Salsabila dan Hasni Alifah Salsabila. Keduanya mendadak viral setelah membagikan momen kebahagiaan saat diterima bekerja di salah satu retail terbesar di Indonesia, Matahari Department Store.
Namun, di balik senyum sumringah mereka yang tertangkap kamera, ada pesan lebih besar yang sedang bergulir: runtuhnya tembok penghalang bagi penyandang disabilitas di sektor formal.
“Satu Nama, Dua Lokasi, Satu Semangat”
Hal unik yang menjadi sorotan netizen adalah bagaimana keduanya tetap “bersama meski terpisah.” Hasna dan Hasni ditempatkan di dua cabang besar di Bandung. Hasna bertugas di Matahari Festival Citylink. Sedangkan Hasni bertugas di Matahari Bandung Indah Plaza (BIP).
Langkah manajemen menempatkan mereka di lokasi berbeda namun di bawah payung perusahaan yang sama dinilai sebagai langkah strategis untuk melatih kemandirian tanpa menghilangkan identitas kembar mereka.
Pihak Matahari Department Store sendiri telah memberikan pernyataan resmi terkait viralnya kedua karyawan baru mereka. Mereka menegaskan bahwa perekrutan Hasna dan Hasni adalah bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberagaman dan inklusivitas.
“Kami percaya bahwa bakat tidak terbatas pada fisik. Hasna dan Hasni menunjukkan semangat dan kualifikasi yang luar biasa selama proses seleksi,” tulis perwakilan manajemen dalam respons yang viral di media sosial.
Selama ini, sektor retail sering dianggap sulit ditembus oleh rekan tuli karena intensitas komunikasi dengan pelanggan yang sangat tinggi. Namun, Hasna dan Hasni membuktikan melalui konten-konten di TikTok (@hasnaalifahs) dan Instagram mereka bahwa keterbatasan pendengaran bisa dijembatani dengan teknologi, bahasa isyarat, dan keramahan yang tulus.
Kisah mereka menjadi harapan baru bagi ribuan penyandang disabilitas lainnya di Indonesia bahwa mimpi untuk bekerja di perusahaan nasional bukan lagi hal yang mustahil.

