By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Hapus Bansos Salah Sasaran, Pemkot Makassar Siapkan Pilot Project Digitalisasi Data
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Metro > Hapus Bansos Salah Sasaran, Pemkot Makassar Siapkan Pilot Project Digitalisasi Data
Metro

Hapus Bansos Salah Sasaran, Pemkot Makassar Siapkan Pilot Project Digitalisasi Data

admin
admin
Share
3 Min Read
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufri saat hadir mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di silaturahmi Kemensos RI bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Sabtu (18/4/2026)./Foto:Hms
SHARE

Contents
​Transformasi Data Lewat DTSEN​Makassar Siapkan Agen Pendata Digital​Pengawasan Partisipatif

​Makassartoday.com, Makassar – Upaya pembenahan penyaluran bantuan sosial (bansos) agar lebih tepat sasaran terus dipacu. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri langsung agenda silaturahmi Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Sabtu (18/4/2026).

​Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Fokus utamanya adalah menyelaraskan langkah pusat dan daerah dalam menekan angka kemiskinan melalui akurasi data.

​Transformasi Data Lewat DTSEN

​Dalam arahannya, Mensos Gus Ipul menegaskan bahwa kunci utama efektivitas bantuan pemerintah terletak pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem ini mengintegrasikan data dari berbagai instansi, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), untuk meminimalisir kesalahan penyaluran.

Periklanan
Ad imageAd image

​”Dengan sistem ini, kita ingin meminimalkan kesalahan penyaluran bantuan. Kami juga menyiapkan mekanisme ‘Usul Sanggah’ sebagai ruang pengawasan terbuka bagi masyarakat,” ujar Gus Ipul.

​Selain data, Gus Ipul juga memaparkan program Sekolah Rakyat sebagai upaya jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan di daerah.

​Makassar Siapkan Agen Pendata Digital

​Merespons arahan tersebut, Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat. Kepala Dinas Sosial Makassar, Andi Bukti Jufri, yang mendampingi Wali Kota Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan infrastruktur digitalisasi data.

​”DTSEN ini instrumen krusial agar kita punya data yang benar-benar akurat. Saat ini, kami sedang mempersiapkan piloting digitalisasi data bansos di Makassar,” ungkap Andi Bukti.

​Sebagai langkah konkret, Pemkot Makassar akan menempuh tahap-tahap berikut:

  • ​Bimbingan Teknis (Bimtek): Memperkuat kapasitas para agen pendata agar memahami parameter kemiskinan terbaru.
  • ​Validasi Lapangan: Melakukan pendataan langsung pasca-Bimtek untuk memastikan data di lapangan sesuai dengan kenyataan (mutakhir).
  • ​Digitalisasi: Mengintegrasikan hasil pendataan ke dalam sistem digital nasional guna transparansi.

​Pengawasan Partisipatif

​Melalui penguatan sinergi ini, masyarakat Makassar kini memiliki peran lebih besar dalam mengawasi jalannya program pemerintah. Dengan mekanisme usul sanggah, warga yang merasa berhak namun belum terdata, atau melihat adanya penerima bantuan yang tidak layak, dapat memberikan masukan langsung melalui sistem yang disiapkan.

​Langkah kolaboratif antara Munafri Arifuddin dan Kemensos RI ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan warga Kota Daeng, sekaligus memastikan tidak ada lagi warga prasejahtera yang terlewatkan dari perhatian negara.

You Might Also Like

Satu Rumah di Tamalanrea Terbakar, 3 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Nama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dicatut Penipuan, Ini Modusnya

40 PKL Bercat Kuning di Jalan Tinumbu Akhirnya Bongkar Mandiri Tanpa Konflik

Makassar Optimis Rebut Gelar Juara Umum di MTQ XXXIV Sulsel

Damkarmat Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada Utama Saat Musim Kemarau

TAGGED: Dinas Sosial Makassar, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar
admin April 18, 2026 April 18, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Satu Rumah di Tamalanrea Terbakar, 3 KK Kehilangan Tempat Tinggal
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Satu Rumah di Tamalanrea Terbakar, 3 KK Kehilangan Tempat Tinggal
Metro April 18, 2026
Update Harga BBM 18 April 2026 di Sulawesi: Dexlite Tembus Rp24.150, Cek Rincian Lengkapnya!
Bisnis April 18, 2026
Nama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dicatut Penipuan, Ini Modusnya
Hukum Kriminal April 18, 2026
40 PKL Bercat Kuning di Jalan Tinumbu Akhirnya Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
Metro April 18, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?