Makassartoday.com, Makassar – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar melalui Bidang Rehabilitasi Sosial menunjukkan respons cepat terhadap laporan warga. Kali ini, perhatian tertuju pada Nenek Tuo, seorang lanjut usia (lansia) telantar yang ditemukan menetap di Jalan Kesadaran IV, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang.
Berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan, Nenek Tuo diketahui telah tinggal di lokasi tersebut sejak tahun 1997. Meski selama ini telah terdata sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan bantuan sembako dari pemerintah setempat, kondisi sosial dan tempat tinggalnya dinilai masih memerlukan penanganan lebih intensif.
Baca Juga: Menjemput Senja dalam Kesunyian: Kisah Setia Sepasang Lansia di Balik Jalan Buntu Panakkukang
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Makassar, Zuhur Dg Ranca, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Langkah penanganan lanjutan segera dilakukan untuk menjamin kebutuhan dasar Nenek Tuo terpenuhi dengan layak.
“Klien sudah cukup lama tinggal di lokasi tersebut. Saat ini, beliau memang menerima bansos dari pemerintah setempat. Namun, dari pihak Dinsos, kami akan menambah bantuan berupa permakanan serta melakukan koordinasi lintas OPD untuk penanganan yang lebih komprehensif,” ujar Zuhur, Sabtu (2/5/2026).
Intervensi Terpadu: Kesehatan hingga Perbaikan Rumah
Penanganan Nenek Tuo tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan pangan. Zuhur yang juga mantan Kabag Prokopim Setda Makassar ini menjelaskan bahwa pihaknya tengah membangun komunikasi dengan berbagai instansi terkait untuk pemulihan fungsi sosial sang lansia.
Rencana tindak lanjut tersebut meliputi:
- Dinas Kesehatan: Melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan fisik secara menyeluruh.
- Dinas Perumahan dan Permukiman: Mengupayakan perbaikan tempat tinggal agar lebih layak huni.
“Upaya ini dilakukan agar yang bersangkutan dapat kembali berfungsi secara sosial dan memperoleh kehidupan yang lebih bermartabat,” tegas Zuhur.
Langkah ini menjadi bukti komitmen Dinsos Makassar dalam memastikan perlindungan bagi warga rentan. Penanganan terpadu sengaja diambil agar pelayanan yang diberikan bersifat jangka panjang dan optimal, bukan sekadar bantuan sesaat.

