Intip Bocoran Smartphone Baru Xiaomi, Pakai Baterai Monster dan Fast Charging 100W
- calendar_month Jumat, 8 Mei 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Jakarta – Tren kapasitas baterai smartphone tampaknya akan segera bergeser ke level baru. Xiaomi, melalui sub-merek Redmi, dilaporkan tengah menggarap perangkat teranyar yang mengusung baterai jumbo hingga 10.000 mAh.
Kabar ini pertama kali diungkap oleh pembocor teknologi ternama, Digital Chat Station. Langkah ini dinilai sebagai lompatan besar, mengingat standar baterai ponsel saat ini rata-rata masih berada di angka 5.000 mAh hingga 6.000 mAh.
Rahasia Baterai Jumbo Tetap Ramping
Banyak pihak mempertanyakan apakah kapasitas sebesar itu akan membuat ponsel menjadi tebal dan berat. Namun, Xiaomi dikabarkan menggunakan teknologi silikon karbon. Teknologi ini memungkinkan kepadatan energi yang lebih tinggi, sehingga baterai berkapasitas besar tetap bisa masuk ke dalam bodi ponsel yang ramping.
Selain varian 10.000 mAh, Xiaomi juga disebut tengah menguji model dengan kapasitas 9.000 mAh, serupa dengan yang telah disematkan pada seri Redmi Turbo 5 Max sebelumnya.
Pengisian Cepat 100W
Meski memiliki kapasitas layaknya powerbank, pengguna tidak perlu khawatir soal waktu pengisian. Xiaomi melengkapi perangkat “monster” ini dengan fitur fast charging hingga 100W. Dengan kombinasi ini, pengisian daya baterai dari nol hingga penuh diprediksi tetap akan memakan waktu yang efisien.
Spesifikasi Pendukung Lainnya
Berdasarkan informasi yang beredar, ponsel ini tidak hanya unggul di sektor daya. Berikut adalah bocoran spesifikasi yang akan menyertainya:
- Layar: Panel LTPS dengan resolusi tajam 1.5K.
- Performa: Ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity kelas atas.
- Kamera: Rumor menyebutkan penggunaan sensor hingga 200 MP.
- Desain: Menggunakan bingkai logam (metal frame) untuk memberikan kesan premium.
Ketersediaan dan Potensi ke Indonesia
Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai tanggal peluncuran, perangkat ini diprediksi akan memulai debutnya di pasar China dalam lini Redmi Note atau Redmi K Series.
Bagi konsumen di Indonesia, ada peluang besar teknologi ini hadir melalui skema rebranding ke merek Poco, yang selama ini kerap membawa spesifikasi serupa untuk pasar global. Namun, tantangan muncul dari regulasi di beberapa wilayah, seperti Uni Eropa, yang memiliki aturan ketat terkait keamanan sel baterai berkapasitas sangat besar.
- person


Saat ini belum ada komentar