Diteror Usai Beritakan Judi Sabung Ayam, Jurnalis di Makassar Lapor Polisi
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Makassar — Rumah seorang jurnalis media online di kawasan Borong Rappo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Ramli, didatangi tiga pria tak dikenal dalam kondisi mabuk pada Selasa dini hari (25/8/2026). Insiden dugaan pengancaman dan peneroran tersebut kini resmi dibawa ke jalur hukum.
Didampingi kuasa hukumnya dari HSK Law Firm, Muh. Syahban Munawir (Awhi), Ramli melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Makassar untuk menjamin keselamatan diri dan keluarganya. Laporan tersebut resmi teregistrasi dengan nomor STPL/085/VIII/RES 1.24/2026/RESKRIM terkait dugaan tindak pidana pengancaman.
Ramli mengungkapkan, ketiga pria berinisial DS, AD, dan NT tersebut mendatangi kediamannya sambil berteriak-teriak di waktu warga sedang tidur nyenyak.
“Mereka datang dalam kondisi mabuk yang diduga akibat pengaruh minuman keras. Padahal saya sudah menyampaikan dengan kepala dingin agar tidak berteriak karena ibu saya sedang kurang sehat,” ujar Ramli usai membuat laporan di Polrestabes Makassar, Rabu (26/8/2026).
Ia menduga kuat teror tersebut buntut dari pemberitaan yang ditulisnya mengenai dugaan praktik perjudian sabung ayam Bangkok di kawasan Borong Rappo.
“Jika ada pihak yang tidak terima dengan pemberitaan, seharusnya menggunakan hak jawab atau ruang klarifikasi yang disediakan, bukan malah mendatangi rumah saya saat dini hari,” tegasnya.
Sementara itu, Kuasa Hukum Ramli, Muh. Syahban Munawir (Awhi), mendesak penyidik Polrestabes Makassar untuk menindaklanjuti laporan ini secara profesional, objektif, dan transparan.
“Kami minta kepolisian bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti. Periksa para saksi, pihak-pihak yang terlibat, serta telusuri bukti di lapangan untuk memastikan unsur pidananya,” kata Awhi.
Awhi menambahkan, langkah hukum ini diambil guna mencegah konflik yang lebih besar sekaligus memberikan perlindungan keamanan bagi kliennya beserta keluarga.
Penulis: Askay Khan
- person

