Geger Orang Tua Santri Usir Paksa Kelompok Pria yang Masuk Sekolah Putri Darul Istiqamah di Maros
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Maros — Lingkungan Sekolah Alam Darul Istiqamah dan Sekolah Putri Darul Istiqamah Maccopa, Kabupaten Maros, memanas pada Selasa (8/9/2026). Sejumlah orang tua santri yang didominasi ibu-ibu pasang badan dan mengusir paksa sekelompok pria yang nekat menerobos masuk ke kawasan pendidikan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi nekat kelompok pria tersebut diduga berkaitan erat dengan sengketa lahan dan pengelolaan aset internal yayasan yang tak kunjung usai. Kedatangan massa eksternal yang terkesan memaksa masuk itu memicu kekhawatiran para wali murid akan keselamatan anak-anak mereka.
Tak ingin aktivitas belajar-mengajar terganggu dan diwarnai intimidasi, para orang tua santri bersama pihak pengajar langsung menghadang serta menghadapkan kelompok pria tersebut hingga akhirnya mundur meninggalkan lokasi.
“Kami hanya ingin anak-anak belajar dengan tenang tanpa ada rasa takut. Siapa pun yang punya masalah internal, jangan bawa-bawa massa ke dalam lingkungan sekolah,” tegas salah seorang wali santri di lokasi.
Sengketa pengelolaan di kawasan Pesantren Darul Istiqamah Maccopa ini memang diketahui telah berlarut-larut. Gesekan mengenai hak penguasaan fisik aset kerap memicu ketegangan di area persekolahan.
Guna mencegah eskalasi konflik dan aksi main hakim sendiri, aparat dari Polres Maros telah disiagakan di sekitar lokasi. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Maros bersama Forkopimda, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Kementerian Agama (Kemenag) terus mendorong proses mediasi untuk menyelesaikan sengketa kepemilikan aset tersebut secara legal demi menjamin keberlangsungan pendidikan para santri.
- person

