Lonjakan Pasien ISPA Mulai Mereda, RSUD Daya Tetap Siaga Hadapi Dampak Kabut Asap
- calendar_month 1 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Makassar — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan berada dalam kondisi siap siaga untuk mengantisipasi lonjakan pasien akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir.
Pihak manajemen rumah sakit memastikan ketersediaan tempat tidur (bed) dan pasokan obat-obatan bagi pasien gangguan pernapasan masih mencukupi dan berada dalam kondisi aman.
Direktur Utama RSUD Daya Makassar, dr. Andi Any Muliany, menyampaikan bahwa meski ada peningkatan kunjungan pasien—terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD)—seluruh penanganan medis sejauh ini berjalan optimal
“Kami mencatat kenaikan penggunaan obat-obatan untuk menangani keluhan yang berkaitan dengan gangguan pernapasan, seperti obat batuk, demam, dan alergi, yang mengalami peningkatan hingga sekitar 80 persen pada September dan Oktober,” kata dr. Any Muliany.
Kendati mengalami kenaikan tren kunjungan, dr. Any menegaskan tidak ada temuan pasien dengan kondisi berat atau kritis. Pasien yang datang dengan keluhan batuk dan sesak napas umumnya dalam kondisi stabil dan menunjukkan perbaikan setelah ditangani tim medis.
“Peningkatan kasus memang ada dari sisi jumlah, tetapi kondisi yang berat tidak ada. Semuanya dalam kondisi stabil dan dengan penanganan dokter sudah membaik,” terangnya.
Dari pemantauan pada Jumat (16/10/2026), sebanyak enam pasien anak yang menjalani perawatan di RSUD Daya seluruhnya menunjukkan perkembangan kesehatan yang positif. Mengenai penyebab keluhan pernapasan, hasil pemeriksaan laboratorium sementara menunjukkan adanya infeksi virus, sehingga masih diperlukan penanganan serta evaluasi medis lebih lanjut untuk mengaitkannya secara langsung dengan kabut asap.
“Di tengah peningkatan jumlah pasien, kami RSUD Daya memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan tetap terjaga. Tempat tidur masih tersedia, obat-obatan juga masih cukup,” tegas dr. Any.
Dintinjau Langsung Wali Kota Makassar
Kesiapsiagaan RSUD Daya ini juga dipantau langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, pada Jumat (16/10/2026).
Dalam kunjungannya, Wali Kota Appi meninjau langsung ruang perawatan anak, berinteraksi dengan pasien dan tenaga medis, serta membagikan masker kepada pasien dan pengunjung rumah sakit.
Appi mengapresiasi penanganan cepat yang dilakukan jajaran RSUD Daya, di mana dari hasil pantauannya jumlah pasien ISPA tidak mengalami lonjakan ekstrem dan mulai melandai.
“Yang ingin kita pastikan adalah bagaimana kesiapan fasilitas kesehatan merespons masyarakat yang terdampak asap dan kondisi cuaca kurang baik ini. Tadi ada beberapa pasien anak yang ISPA, menurut dokter kondisinya sudah membaik dan tidak sesak lagi,” ujar Appi.
Meski kondisi di RSUD Daya relatif terkendali, Wali Kota mengimbau manajemen rumah sakit dan puskesmas se-Kota Makassar untuk tetap meningkatkan kewaspadaan antisipatif jika terjadi perubahan kualitas udara.
Sembari mengevaluasi kebijakan pembelajaran dari rumah (PJJ) bagi sekolah, Appi mengimbau warga—khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil—untuk membatasi aktivitas luar ruangan serta disiplin menggunakan masker.
Pihak RSUD Daya pun berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kunjungan pasien dari hari ke hari guna memberikan pertolongan medis yang cepat dan tepat bagi warga Makassar.
- person

