Makassartoday.com, Jakarta – Setelah sukses besar dengan fenomena “Komang” yang memecahkan berbagai rekor streaming, musisi dan komika asal Wakatobi, Raim Laode, kembali menyuguhkan karya yang menyentuh relung hati terdalam. Bukan sekadar lagu cinta, kali ini Raim menghadirkan tembang bertajuk “IQRO”, sebuah karya yang sarat akan pesan spiritual dan kontemplasi diri.
Lagu ini hadir bukan hanya sebagai pelengkap diskografi, melainkan sebagai wadah perenungan yang mengajak pendengarnya untuk kembali pada esensi penciptaan.
Makna Mendalam: Lebih dari Sekadar Membaca Aksara
Secara harfiah, “Iqro” diambil dari bahasa Arab yang berarti “Bacalah”—kata pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Namun, dalam lirik-lirik puitis khas Raim, makna “membaca” diperluas menjadi sebuah konsep universal.
Raim tidak hanya mengajak pendengar untuk membaca buku atau tulisan, melainkan “membaca” tanda-tanda kebesaran Tuhan yang tersebar di alam semesta, di wajah orang-orang tercinta, dan di dalam diri sendiri.
Melalui aransemen musik yang minimalis namun atmosferik, Raim mencoba menyampaikan bahwa jawaban atas kegelisahan hidup seringkali ada di depan mata, namun luput karena manusia lupa untuk “membaca” situasi dan hikmah di baliknya. Liriknya menyiratkan bahwa setiap kejadian, pertemuan, dan perpisahan adalah ayat-ayat Tuhan yang tak tertulis.
Tujuan Lagu: Sebuah “Self-Reminder” dan Dakwah Melalui Nada
Dalam berbagai kesempatan, Raim Laode sering menekankan bahwa karya-karyanya adalah refleksi dari perjalanan hidupnya sendiri. “IQRO” diciptakan dengan tujuan utama sebagai pengingat diri (self-reminder).
Di era digital yang serba cepat dan bising, “IQRO” hadir sebagai jeda. Raim ingin pendengarnya berhenti sejenak, menarik napas, dan melihat sekeliling dengan mata hati.
Dengan “membaca” nikmat yang sering dianggap remeh—seperti napas, kesehatan, dan keluarga—lagu ini bertujuan menanamkan rasa cukup dan syukur.
Tanpa terkesan menggurui, Raim menggunakan pendekatan budaya populer untuk menyampaikan pesan religius. Tujuannya agar nilai-nilai spiritual dapat diterima oleh generasi muda (Gen Z dan Milenial) dengan cara yang relevan dan tidak kaku.
Lirik Lagu “IQRO”
Berikut adalah lirik lengkap dari lagu “IQRO” yang sarat akan makna ketuhanan dan kerendahan hati:
Bintang bintang dan pepohonan Kedua bersujud pada-Nya Masih kukagum tentang langit Kokoh nan tinggi tak bertiang
Siapakah aku sebenarnya Hanya atom yang kecil besar sombongnya Sampai di masa ini ku masih mencari Tentang arti dunia yang ramai nan sunyi
Bantu aku berjalan menuju cahaya Lalu aku berjanji menjadi yang baik
Semua Kau cipta berpasang Sebab hanya Engkau yang satu Seluruh bima sakti sujud Tak ada satu pun yang luput
(Kembali ke Reff)
Baru aku mengerti ternyata bahagia Bukan perkara nanti tetapi sekarang Harta paling berharga bukanlah materi Tetapi tentang waktu tak bisa kutahan
Respon Pendengar
Sejak perilisannya, “IQRO” mendapatkan sambutan hangat di berbagai platform musik digital. Banyak pendengar mengaku lagu ini menjadi “teman” saat merasa hilang arah atau sedang berada di titik terendah. Kesederhanaan lirik Raim yang jujur dan apa adanya kembali menjadi kekuatan utama yang menembus batas-batas segmen pendengar.
Bagi Anda yang sedang mencari ketenangan atau jawaban di tengah hiruk-pikuk dunia, “IQRO” dari Raim Laode adalah sebuah “bacaan” musikal yang wajib didengar.
(Penulis: Tim Redaksi Musik)

