Makassartoday.com, Makassar – Capaian satu tahun kepemimpinan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, dan Wakil Bupati Nurkanaah (SAR-Kanaah) mendapat apresiasi tinggi dari kalangan akademisi. Rektor Universitas Ichsan Sidenreng Rappang, Dr. Darnawati, S.Pd., M.Si., menilai tingkat kepuasan masyarakat yang mencapai 87,7 persen adalah bukti nyata lahirnya fase baru kebangkitan daerah.
Menurut Dr. Darnawati, kepemimpinan SAR-Kanaah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi telah berhasil meletakkan fondasi peradaban yang kuat bagi masyarakat Sidrap.
“Kami menyaksikan sektor pertanian terus diteguhkan sebagai mahkota ekonomi daerah. Sawah yang terhampar dan lumbung pangan yang produktif bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan simbol kemandirian dan martabat masyarakat Sidrap,” ujar Dr. Darnawati dalam keterangannya, Jumat (20/2).
Keseimbangan Material dan Spiritual
Lebih jauh, Rektor Unisan ini menyoroti keunikan arah pembangunan Sidrap yang dinilai sangat seimbang antara kemajuan material dan penguatan spiritual. Ia memuji komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an (tahfidz).
“Ketika pembangunan ekonomi berjalan beriringan dengan pembangunan ruhani, maka daerah tersebut sedang menyiapkan keberkahan. Tumbuhnya semangat tahfidz adalah cahaya peradaban masa depan Sidrap,” tambahnya.
Visi Energi Masa Depan
Selain sektor agraris dan keagamaan, Dr. Darnawati juga menggarisbawahi langkah visioner Pemkab Sidrap dalam mengelola energi terbarukan. Penggunaan energi bersih dianggap sebagai bukti bahwa Sidrap siap bersaing di level modern dengan tetap menjaga kelestarian alam.
Ia menegaskan bahwa Universitas Ichsan Sidenreng Rappang berkomitmen penuh untuk menjadi mitra strategis pemerintah. Pihaknya siap membantu melahirkan SDM unggul yang akan meneruskan estafet kemajuan ini.
“Satu tahun ini adalah permulaan dari perjalanan panjang. Di bawah kepemimpinan SAR-Kanaah, Sidrap tengah menjelma menjadi pusat kemajuan agraria sekaligus pelopor energi masa depan yang religius,” tutupnya optimis.

