Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Politik » Syaharuddin Alrif Ancam PAW Kader NasDem yang ‘Pikir Aneh-aneh’ di 2027

Syaharuddin Alrif Ancam PAW Kader NasDem yang ‘Pikir Aneh-aneh’ di 2027

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassartoday.com, Makassar – Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel), Syaharuddin Alrif, resmi memulai masa tugasnya dengan menggelar konsolidasi pengurus dari 24 kabupaten/kota di Kota Makassar, Jumat (13/2/2026).

Dalam pidato perdananya selama hampir 30 menit, Syahar memaparkan visi kepemimpinannya, mulai dari proses penunjukan dirinya menggantikan Rusdi Masse hingga peringatan keras bagi kader yang memiliki “pikiran aneh-aneh”.

Bupati Sidrap tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berambisi menduduki kursi ketua selama 12 tahun menjabat sebagai Sekretaris Wilayah mendampingi Rusdi Masse. Bagi Syahar, amanah ini merupakan kehendak Tuhan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Dua belas tahun saya menjadi sekretaris dan tidak pernah bermimpi menjadi ketua DPW. Namun, jabatan ini adalah kehendak Tuhan. Saya yakin selama lima tahun ke depan, Tuhan pasti memudahkan saya mengemban amanah ini,” ujar Syahar.

Pencalegan Dini dan Pakta Integritas

Menatap pemilu mendatang, Syahar menginstruksikan NasDem Sulsel untuk menggelar pendaftaran calon legislatif (caleg) lebih awal, yakni pada awal tahun 2027. Langkah ini diambil setahun sebelum penyusunan Daftar Caleg Sementara (DCS).

Ia memberikan peringatan keras kepada kader, terutama anggota legislatif petahana, agar tidak berpikiran untuk pindah partai. Syahar menegaskan bahwa seluruh legislator dan kader militan partai besutan Surya Paloh tersebut akan diikat melalui pakta integritas.

“NasDem akan melakukan pencalegan dini di awal 2027. Kita perkuat pakta integritas supaya tidak ada lagi yang berpikir aneh-aneh. Jika ada yang berpikiran demikian di awal 2027, langsung saja diusulkan pengunduran dirinya (PAW),” tegasnya.

Kepemimpinan Kolektif Kolegial

Meski bersikap tegas terhadap loyalitas, Syahar berjanji akan memimpin NasDem Sulsel dengan gaya kolektif kolegial yang humanis. Ia menekankan bahwa penilaian terhadap kader akan didasarkan sepenuhnya pada kinerja.

“Insyaallah, saya akan memimpin Partai NasDem ini dengan penuh cinta dan kasih sayang kepada seluruh kader. Saya akan menilai berdasarkan kinerja dan loyalitas, bukan sekadar kedekatan personal,” pungkas Syahar.

(**)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less