By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Legislator Makassar Ingatkan Warga Tak Abaikan Akta Kematian, Bisa Picu Masalah di Pemilu!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Metro > Legislator Makassar Ingatkan Warga Tak Abaikan Akta Kematian, Bisa Picu Masalah di Pemilu!
Metro

Legislator Makassar Ingatkan Warga Tak Abaikan Akta Kematian, Bisa Picu Masalah di Pemilu!

admin
admin
Share
2 Min Read
Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengurus Adminduk, khususnya akta kematian. Hal ini terungkap dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang digelar bersama Disdukcapil Kota Makassar di Hotel Karebosi Premier, Rabu (15/4/2026)./Foto:ist
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan (Adminduk), khususnya akta kematian. Hal ini terungkap dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang digelar bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar di Hotel Karebosi Premier, Rabu (15/4/2026).

​Andi Makmur mengungkapkan, selama ini warga cenderung hanya berhenti pada tahap pengurusan surat keterangan kematian di tingkat kelurahan tanpa melanjutkan proses hingga terbitnya akta kematian resmi dari Disdukcapil.

​“Padahal, jika akta kematian tidak diurus, secara administrasi orang tersebut masih tercatat hidup. Dampaknya sangat luas, salah satunya bisa tetap terdaftar sebagai pemilih pada pemilu berikutnya,” tegas legislator yang akrab disapa Bang Noval tersebut.

Periklanan
Ad imageAd image

​Waspadai Potensi Data “Pemilih Hantu”

Politisi PKB ini mengkhawatirkan munculnya nama-nama warga yang sudah meninggal namun tetap masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Menurutnya, hal ini bisa menjadi celah persoalan hukum dan sosial jika tidak diantisipasi sejak dini melalui validasi data yang ketat.

​Selain soal kesadaran warga, Andi Makmur juga menyentil adanya keluhan terkait praktik pungutan liar oleh oknum tertentu. Padahal, secara aturan seluruh pelayanan Adminduk bersifat gratis.

​“Masih ada laporan soal oknum yang justru melemahkan fungsi pelayanan Disdukcapil. Padahal sekarang pelayanan sudah semakin mudah dengan adanya satu loket di setiap kecamatan,” tambahnya.

​Pentingnya Adminduk Sebagai Syarat Layanan Publik

Senada dengan hal tersebut, Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Makassar, Muh Ahdar Saleh, menekankan bahwa dokumen kependudukan adalah “kunci” untuk mengakses segala bentuk bantuan dan layanan negara.

​“Dokumen kependudukan adalah basis dari semua layanan. Mau akses layanan kesehatan atau bantuan sosial lainnya, wajib punya data yang terdaftar di Dukcapil,” kata Ahdar.

​Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan KTP dan Kartu Keluarga (KK) mereka selalu dalam kondisi valid agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan dasar di kemudian hari.

​Hadir pula dalam kegiatan tersebut pemerhati sosial, Syamsari, sebagai narasumber yang memberikan perspektif mengenai dampak sosial dari ketidaktertiban administrasi kependudukan di tengah masyarakat urban seperti Makassar.

You Might Also Like

Perkuat Visi Kebangsaan, Ketua DPRD Makassar Supratman Ikuti Kursus Kepemimpinan di Lemhannas RI

Evaluasi Triwulan I, Wali Kota Makassar Sentil OPD yang Cuma Kejar Serapan Anggaran

Realisasi Anggaran Masih Tipis, Wali Kota Makassar Warning SKPD: Jangan Hanya Jago Berencana!

Efisiensi Anggaran, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tolak Pengadaan Kendaraan Dinas Baru

Dubes Finlandia dan Wali Kota Makassar Bahas Peluang Kerja Sama Multisektor

TAGGED: Disdukcapil Makassar, DPRD Makassar
admin April 16, 2026 April 15, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Efisiensi Anggaran, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tolak Pengadaan Kendaraan Dinas Baru
Next Article Realisasi Anggaran Masih Tipis, Wali Kota Makassar Warning SKPD: Jangan Hanya Jago Berencana!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Perkuat Visi Kebangsaan, Ketua DPRD Makassar Supratman Ikuti Kursus Kepemimpinan di Lemhannas RI
Metro April 16, 2026
Baru 6 Hari Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Resmi Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Nasional April 16, 2026
Evaluasi Triwulan I, Wali Kota Makassar Sentil OPD yang Cuma Kejar Serapan Anggaran
Metro April 16, 2026
Realisasi Anggaran Masih Tipis, Wali Kota Makassar Warning SKPD: Jangan Hanya Jago Berencana!
Metro April 16, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?