By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: 60 Lapak ‘Cat Kuning’ di Tinumbu Bongkar Mandiri, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Metro > 60 Lapak ‘Cat Kuning’ di Tinumbu Bongkar Mandiri, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Metro

60 Lapak ‘Cat Kuning’ di Tinumbu Bongkar Mandiri, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak

admin
admin
Share
3 Min Read
Proses pembersihan bekas lapak yang dibongkar secara mandiri oleh pedagang di Jalan Tinumbu, Kamis (23/4/2026)./Foto:hms
SHARE

Makassartoday.com, Makassar –Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan konsistensinya dalam menata ruang kota. Kali ini, puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang telah berdiri selama kurang lebih 30 tahun di kawasan Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, ditertibkan pada Kamis (23/4/2026).

​Penertiban yang menyasar deretan lapak ikonik “bercat kuning” di sekitar SMK Negeri 4 Makassar ini berlangsung tertib. Menariknya, tidak ada gejolak atau perlawanan dari pedagang; sebagian besar pemilik lapak justru memilih membongkar sendiri bangunannya sebelum tim gabungan tiba.​Plt. Asisten I Pemerintah Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, yang memimpin langsung pembersihan lokasi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan hasil dari proses edukasi yang panjang.

​”Proses ini sudah melalui tahapan panjang, mulai dari edukasi, sosialisasi secara humanis, hingga pemberian teguran tertulis sebanyak tiga kali. Alhamdulillah, masyarakat memahami dan berinisiatif membongkar sendiri,” ujar Irwan.

Patahkan Mitos “Kebal Hukum”

​Langkah tegas ini sekaligus mematahkan anggapan publik bahwa lapak-lapak di kawasan tersebut “kebal penertiban”. Pemkot Makassar membuktikan bahwa aturan berlaku untuk semua demi mengembalikan fungsi fasilitas umum (fasum) seperti trotoar dan drainase.​

Dalam aksi ini, sekitar 30 unit truk dikerahkan untuk mengangkut sisa material agar drainase yang selama ini tertutup bisa kembali berfungsi optimal. Operasi ini juga melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari Satpol PP Kota dan Provinsi, Dishub, hingga dukungan armada kebersihan dari enam kecamatan tetangga.

Periklanan
Ad imageAd image

​Solusi Ekonomi: Akses KUR untuk Pedagang​

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pemerintah tidak sekadar menggusur, namun memberikan solusi keberlanjutan. Pemkot telah menyiapkan skema bantuan modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para PKL yang terdampak.​

“Semua penjual yang ditertibkan, kemudian membuka usaha kembali di tempat yang tidak dilarang, akan kita bantu akses langsung ke perbankan untuk mendapatkan KUR,” tegas Munafri.

Syaratnya sederhana: pedagang harus bersedia pindah ke lokasi yang diperbolehkan dan taat pada aturan tata ruang.

​Camat Bontoala, Pataullah, mengaku bangga dengan sikap kooperatif warganya. Menurutnya, aksi pembongkaran mandiri oleh pedagang sejak pekan lalu adalah indikator keberhasilan pendekatan persuasif.​

“Hari ini sebenarnya bukan lagi penertiban paksa, melainkan membantu merapikan sisa-sisa bongkaran. Ini bukti tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam mendukung penataan kota agar lebih estetis dan nyaman,” kata Pataullah.​

Selain penataan lapak, tim gabungan juga menertibkan sejumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di lokasi untuk dilakukan pembinaan oleh Dinas Sosial. Penataan serupa dipastikan akan terus berlanjut di titik-titik lain di Kota Makassar guna menciptakan lingkungan yang bersih dan layak bagi pejalan kaki.


You Might Also Like

Prioritaskan Warga Lokal, ARA Usul Jukir Wajib Ber-KTP Makassar

Appi Pangkas Rp60 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas, Alihkan untuk Perbaikan Jalan dan TPA

Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar di Jakarta, Wali Kota Makassar Konsultasi Progres PSEL

Perumda Parkir Makassar Gandeng Tripika Ujung Pandang Perketat Pengawasan Pantai Losari

Petugas Perumda Parkir Gagalkan Pencurian Sepeda Motor di Anjungan Losari

TAGGED: Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar, PK5
admin April 23, 2026 April 23, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Rekor Sejarah! Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Mentan Amran Beri Peringatkan Pedagang Tak Naikan Harga
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Rekor Sejarah! Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Mentan Amran Beri Peringatkan Pedagang Tak Naikan Harga
Bisnis April 23, 2026
Prioritaskan Warga Lokal, ARA Usul Jukir Wajib Ber-KTP Makassar
Metro April 22, 2026
Video 2 Detik Oknum Anggota DPRD di Sulsel Viral di Medsos
Viral April 22, 2026
Appi Pangkas Rp60 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas, Alihkan untuk Perbaikan Jalan dan TPA
Metro April 22, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?