Dua Jam Menegangkan, Tim SAR Evakuasi Pendaki Patah Kaki di Gunung Bulu Saukang
- calendar_month Rabu, 17 Jun 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Maros – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami cedera parah di jalur pendakian Gunung Bulu Saukang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban dilaporkan mengalami patah kaki saat berada di Pos 5.
Identitas pendaki tersebut diketahui bernama Amir Pramilia (26), seorang warga Samata, Kabupaten Gowa. Amir diketahui mulai mendaki gunung tersebut bersama dua orang rekannya pada Selasa (16/6/2026) sore.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi melemah dan kesakitan setelah terjatuh pada Selasa malam sekitar pukul 21.20 WITA.
“Korban mengalami patah pada kaki kirinya. Kejadian ini langsung dilaporkan ke posko pendakian Gunung Bulu Saukang dan diteruskan ke pihak Basarnas,” ujar Andi Sultan, pagi tadi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak cepat menembus jalur pendakian menuju lokasi korban. Sekitar pukul 23.00 WITA, tim berhasil menjangkau posisi korban di Pos 5.
“Tim SAR gabungan langsung melakukan penanganan medis pertama di lokasi dan memasang bidai pada kaki korban. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah cedera yang lebih parah saat proses evakuasi turun gunung,” jelas Andi.
Proses evakuasi berlangsung dramatis menggunakan tandu darurat menuruni medan gunung di tengah malam. Tim gabungan akhirnya berhasil membawa korban tiba di posko registrasi kaki Gunung Bulu Saukang pada Rabu (17/6/2026) dini hari sekitar pukul 02.10 WITA.
Korban yang selamat langsung diserahkan ke tim medis Puskesmas Tompobulu untuk mendapatkan penanganan intensif lebih lanjut.
Dengan berhasilnya evakuasi ini, seluruh unsur SAR yang terlibat melakukan debriefing dan operasi pencarian resmi ditutup. Pihak Basarnas juga memberikan imbauan tegas kepada para pencinta alam.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan para pendaki agar selalu mempersiapkan kondisi fisik yang prima, membawa perlengkapan pendakian yang memadai, serta selalu mengutamakan faktor keselamatan sebelum melakukan aktivitas di alam terbuka,” pungkas Andi.
- person

