By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Temukan Fakta Baru Kasus Kematian Virendy, Pihak Keluarga Kembali Layangkan Laporan ke Polda Sulsel
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Scroll Untuk Melihat Konten
Ad imageAd image
Makassar Today > Blog > Hukum Kriminal > Temukan Fakta Baru Kasus Kematian Virendy, Pihak Keluarga Kembali Layangkan Laporan ke Polda Sulsel
Hukum Kriminal

Temukan Fakta Baru Kasus Kematian Virendy, Pihak Keluarga Kembali Layangkan Laporan ke Polda Sulsel

admin
admin
Share
6 Min Read
MELAPOR. James Wehantouw, ayah almarhum Virendy (tengah) di dampingi kuasa hukum usai melapor di Polda Sulsel, Selasa (1/10/2024)./Foto:Ist
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Kasus kematian Virendy Marjefy Wehantouw, mahasiswa jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) yang kembali dilaporkan pihak keluarga almarhum ke Polda Sulsel.

Laporan kembali diajukan lantaran pihak keluarga Virendy mengaku menemukan fakta baru dalam persidangan terdakwa IF (Ketua UKM Mapala 09 FT Unhas) dan FT (Ketua Panitia Diksar & Ormed XXVII UKM Mapala 09 FT Unhas) di Pengadilan Negeri (PN) Maros.

James Wehantouw, ayah almarhum Virendy mengatakan, pihaknya telah melayangkan laporan ke SPKT Polda Sulsel dengan Laporan Polisi nomor : LP/B/873/X/2024/SPKT/Polda Sulsel tanggal 1 Oktober 2024.

“Laporan kami layangkan atas dasar adanya faktu baru dalam kasus meninggalnya putra kami Virendy. Laporan kami mulai ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel, Rabu 9 Oktober 2024,” Jumat (11/10/2024)..

Periklanan
Ad imageAd image

James menjelaskan, penanganan tersebut ditandai dengan diterbitkannya Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian (SP2HP) tanggal 08 Oktober 2024 yang ditandatangani Wakil Direktur (Wadir) Ditreskrimum Polda Sulsel, AKBP Amri Yudhi S, SIK, MH. Dalam SP2HP itu antara lain disebutkan, dengan merujuk Surat Perintah Penyelidikan Nomor: SP.Lidik/4162/X/RES.1.24/2024/Krimum tanggal 8 Oktober 2024, disampaikan bahwa laporan telah diterima dan akan dilakukan penyelidikan.

Selain itu disampaikan pula bahwa untuk kepentingan penyelidikan laporannya bersama tim kuasa hukumnya dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Makassar, pihak Ditreskrimum Polda Sulsel telah menunjuk penyidik atas nama AKP Muhammad Saleh, SE, MH (Kanit 4 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sulsel) dan penyidik pembantu Briptu Suardi Ibnu Bahtiar.

“Sebagai tindak lanjut penanganan perkara kematian putranya ini, saya selaku saksi pelapor dengan ditemani salah seorang kuasa hukumnya, Mulyarman D, SH telah datang memenuhi undangan wawancara klarifikasi perkara ke-1 pada Rabu kemarin,” jelasnya.

Dalam klarifikasi tahap pertama ini, James mengemukakan kepada penyidik terkait fakta-fakta baru yang terungkap di persidangan beberapa waktu lalu.

“Penyidik sepakat untuk menangguhkan sementara kegiatan penanganan awal ini guna mempelajari berkas putusan PN Maros setebal 207 halaman dalam perkara No : 22/Pid.B/2024/PN Mrs atas nama terdakwa IF brahim Fauzi dan FT, yang menurut penyidik bahwa putusan itu sebagai dasar dari laporan termaksud,” ucapnya.

123Next Page
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Hery Tak Ditemukan, Begini Akhir Pencarian Nelayan yang Terjatuh di Perairan Makassar

Link Video ‘Teh Pucuk’ Diburu Netizen, Waspada Jebakan Bikin Data Pribadi Jebol!

Mudahkan Konektivitas, Dinas Perhubungan Sulsel Rilis Rute Resmi Trans Sulsel di Tiga Koridor Utama

Darurat Sampah Kanal, Potret Kumuh di Pasar Terong Jadi Bukti Gagalnya Edukasi Lingkungan

Kronologi dan Motif Ibu Rumah Tangga Nekat Bakar Toko Emas di Makassar

TAGGED: focus, Kasus kematian Virendy, Unhas
admin Oktober 11, 2024 Oktober 11, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Siap-siap! Operasi Zebra 2024 Kembali Digelar, Ini Jadwalnya
Next Article Masyarakat Pulau di Kabupaten Pangkep Kini Nikmati Listrik 24 Jam
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Hery Tak Ditemukan, Begini Akhir Pencarian Nelayan yang Terjatuh di Perairan Makassar
Sulsel Februari 14, 2026
Gelar Jelajah Bumi BJ Habibie #4, TSM Tantang Komunitas Offroad Jaga Alam dan Bantu Evakuasi Bencana
Sport Februari 14, 2026
Wali Kota Makassar Minta Setiap Advokat PERADI-SAI Tangani Satu Kasus Warga Miskin
Metro Februari 14, 2026
Munafri Sebut Event Nasional Olympicad 8 Hidupkan Roda Ekonomi Kota Makassar
Pendidikan Februari 14, 2026
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?