By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: 12 Hari Hilang Kontak, Kapal Ambulans dan Tiga Penumpangnya Ditemukan Selamat
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Sulsel > 12 Hari Hilang Kontak, Kapal Ambulans dan Tiga Penumpangnya Ditemukan Selamat
Sulsel

12 Hari Hilang Kontak, Kapal Ambulans dan Tiga Penumpangnya Ditemukan Selamat

admin
admin
Share
3 Min Read
Kapal ambulans dan tiga ABK yang sebelumnya hilang kontak ditemukan dalam kondisi selamat./Foto: tangkapan layar
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Kapal ambulans Pemprov Sulsel dan tiga anak buah kapal (ABK) yang sebelumnya dinyatakan hilang kontak di Selat Makassar, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Selasa, 14 Oktober 2025, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Informasi tersebut diterima awak media dari rekaman video yang dikirim ke grup WhatsApp Media Basarnas, pada Jumat (24/10/2025).

Dalam video itu, terlihat kapal ambulans yang sebelumnya dilaporkan hilang tengah bersandar di sebuah pulau yang disebut berada di wilayah Selat Bali.

Dijelaskan oleh seseorang pria yang merekam video tersebut bahwa ketiga ABK kapal ambulans berhasil selamat. Namun, ketiganya ditemukan dalam kondisi lemas lantaran tidak makan selama lima hari.

Periklanan
Ad imageAd image

“Di Selat Bali ditemukan itu (kapal ambulans), baru nyampe (bersandar) yang 12 hari sudah hanyut katanya, lima hari gak makan, alhamdulillah orangnya (ABK) sehat semua,” ucap pria memberi keterangan dalam video tersebut.

Salah seorang ABK kapal ambulans dalam video itu terdengar mengatakan pengalamannya saat hanyut. Dia bersama dua orang ABK lainnya mengaku selama hanyut kehabisan bekal makanan dan hanya mengandalkan air hujan untuk diminum.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan bahwa pihaknya telah mendapat kabar langsung dari pihak keluarga terkait kondisi ketiga ABK tersebut.

“Iya, untuk saat ini saya komunikasi dengan anak korban lewat WA bahwa membenarkan korban yang tiga ini (ABK) sudah ketemu dengan anaknya tersebut dengan kondisi selamat. dan perencanaan selanjutnya apakah dia balik atau tunggu kapalnya bagus dulu untuk kembali bersama anaknya, seperti itu,” ucap Andi Sultan kepada Makassartoday.com.

Sebelumnya diberitakan, Basarnas Makassar menyatakan telah menghentikan operasi pencarian pada hari ke tujuh sejak kapal ambulans tersebut dinyatakan hilang kontak.

“Operasi SAR kapal ambulans ini telah dilaksanakan selama tujuh hari pencarian dengan menggunakan KN SAR Kamajaya yang bermuatan ABK, rescuer dan potensi SAR, dan hingga saat ini, masih belum ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan kapal maupun penumpangnya,” ucap Muhammad Arif Anwar pada Selasa (21/10/2025).

Sekedar diektahui, kapal ambulans dengan rute Pulau Tinggalungan ke Pulau Dewakkang berangkat sejak hari Senin, 13 Oktober 2025 dengan perjalanan yang seharusnya ditempuh sekitar 8 jam, namun hingga kini belum tiba di tujuan.

Kapal ambulans tersebut kemudian dinyatakan lost contact atau hilang kontak di Selat Makassar, Kabupaten Pangkep pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Kapal ambulans yang baru saja dibuat itu rencananya akan diantar ke Pulau Dewakkang. Kapal nahas itu membawa 3 orang, yaitu M. Tahir (65), Najamuddin (55) dan Hasri (60).

Editor: Syafril R

You Might Also Like

Dramatis! Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Ibu yang Tersesat di Hutan Palopo

Makassar Masih Diguyur Hujan di Akhir April, Ini Penjelasan BMKG

Pamit ke Kebun, Seorang Ibu Paruh Baya di Palopo Hilang Misterius di Kawasan Hutan

Keluarga Wanita di Video Viral 2 Detik Anggota DPRD Buka Suara: Mereka Sudah Nikah Siri

Pasca-Kericuhan di UMI, 99 Mahasiswa yang Ditahan Resmi Dibebaskan

TAGGED: Basarnas Makassar, focus
admin Oktober 24, 2025 Oktober 24, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article PORDI dan HGI Gelar Turnamen Domino Digital Pertama di Indonesia, Makassar Jadi Tuan Rumah
Next Article Refleksi Sumpah Pemuda: Meneguhkan Peran Kader HMI dalam Membangun Peradaban yang Berkeadilan Sosial
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Lindungi Generasi Muda dari Bencana, Wali Kota Makassar Luncurkan Program SALAMA
Metro April 29, 2026
Jadi Momen Bersejarah, Wali Kota Makassar Lepas Ratusan Jemaah Haji di Baruga Anging Mammiri
Metro April 29, 2026
Makassar-Jepang Perkuat Sinergi, Fokus pada Penanganan Banjir hingga Pertukaran Pelajar
Metro April 28, 2026
Mal Ratu Indah Dikembangkan jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Metro April 28, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?