By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Pengusaha Farmasi Keluhlan Aturan Zonasi Pergudangan di Makassar
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Scroll Untuk Melihat Konten
Ad imageAd image
Makassar Today > Blog > Bisnis > Pengusaha Farmasi Keluhlan Aturan Zonasi Pergudangan di Makassar
Bisnis

Pengusaha Farmasi Keluhlan Aturan Zonasi Pergudangan di Makassar

admin
admin
Share
6 Min Read
Ketua GPFI Sulsel, Erni Arnida saat melakukan audiens ke Wali Kota Makassar di kantor Balaikota, Senin (15/12/2025)./Foto:Hms
SHARE

Makassartoday.com, Makassar — Gabungan Pedagang Farmasi Indonesia (GPFI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyampaikan sejumlah aspirasi dan masukan kepada Pemerintah Kota Makassar.

Khususnya terkait kemudahan perizinan usaha Pedagang Besar Farmasi (PBF) serta penguatan ekosistem distribusi obat yang cepat dan aman bagi masyarakat.

Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua GPFI Sulsel, Erni Arnida, dalam pertemuan bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan jajaran pengurus GPFI Sulsel yang sebagian besar bergerak di sektor distribusi farmasi, mulai dari PBF nasional dan lokal, apotek, hingga toko obat.

“Kami dari Gabungan Pedagang Farmasi ini menaungi perusahaan besar nasional, perusahaan lokal, apotek, hingga toko obat. Saat ini jumlah PBF di Sulawesi Selatan kurang lebih mencapai 127 perusahaan,” ujar Erni Arnida, di Kantor Balaikota Makassar, Senin (15/12/2025).

Ia menjelaskan, PBF berperan sebagai distributor utama obat-obatan dari pabrik farmasi ke berbagai sarana pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, klinik, apotek, dan toko obat.

Peran tersebut, menurutnya, sangat vital dalam memastikan ketersediaan obat, terutama untuk kebutuhan cito atau kondisi kegawatdaruratan medis.

“Kecepatan distribusi obat menjadi sangat penting, terutama untuk pasien gawat darurat. Karena itu, gudang PBF biasanya melekat langsung dengan kantor agar distribusi bisa dilakukan dengan cepat,” jelasnya.

Namun demikian, Erni Arnida menyoroti adanya keterbatasan zonasi gudang sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali), yang saat ini hanya memperbolehkan gudang berada di wilayah Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya.

Menurutnya, kebijakan tersebut perlu ditinjau kembali secara khusus untuk sektor PBF. Untuk PBF, perizinannya sangat spesifik dan pengawasannya ketat.

“Layout gudang langsung disetujui oleh Kementerian Kesehatan dan diawasi Balai POM. Karena itu, kami berharap ada kebijakan khusus pemerintah kota bagi gudang PBF,” katanya.

1234Next Page
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Proyek PSEL Makassar Masih Menunggu Kajian dan Jaminan Lingkungan

Pemkot Makassar Matangkan Arah Pembangunan 2027 Lewat Forum Konsultasi Publik RKPD

Puluhan Tahun Berdiri di Atas Trotoar, Lapak PK5 di Jalan Sultan Alauddin Akhirnya Dibongkar

Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi

Pemkot Makassar–Kemendagri Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah dan Kemandirian Fiskal

TAGGED: Farmasi, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar
admin Desember 15, 2025 Desember 15, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Macro Makassar Gelar HAMN 2025 di Samata
Next Article HUT ke-6 PORDI Didukung HGI, Domino Bisa Diakui di Tingkat Nasional dan ASEAN
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Ketua DPRD Supratman: Silaturahmi Forkopimda Tingkatkan Sinergitas Bangun Makassar
Sulsel Januari 29, 2026
KPK Terbitkan Aturan Baru Gratifikasi, Nilai Batas Wajar Pemberi Berubah
Hukum Kriminal Januari 29, 2026
Proyek PSEL Makassar Masih Menunggu Kajian dan Jaminan Lingkungan
Sulsel Januari 29, 2026
Maxim Gelar Kompetisi Cerdas Cermat Terbesar se-Kota Makassar, Dukung Semangat Pendidikan Indonesia
Pendidikan Januari 29, 2026
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?