Di bidang medis, nitrous oxide dikenal sebagai anestesi inhalasi ringan yang digunakan secara terbatas dan ketat oleh tenaga kesehatan profesional, misalnya pada prosedur tertentu di ruang operasi atau perawatan gigi.
Mengapa Nitrous Oxide Disebut “Gas Tertawa”?
Secara ilmiah, nitrous oxide bekerja dengan menekan sistem saraf pusat dan memengaruhi pelepasan neurotransmiter seperti dopamin, yang dapat menimbulkan efek rasa rileks, euforia singkat, sensasi ringan di kepala, hingga refleks tertawa tanpa sebab jelas.
Efek inilah yang membuat N₂O populer disebut sebagai “gas tertawa”. Namun, efek tersebut bersifat sementara dan tidak aman bila digunakan tanpa pengawasan medis.
Bahaya Nitrous Oxide Menurut Penjelasan Ilmiah
Para ahli kesehatan menegaskan bahwa penyalahgunaan nitrous oxide dapat menimbulkan dampak serius, antara lain:
Hipoksia (kekurangan oksigen)
N₂O dapat menggantikan oksigen di paru-paru. Jika dihirup tanpa suplai oksigen tambahan, kondisi ini berisiko menyebabkan pusing, kehilangan kesadaran, hingga kematian mendadak.
Kerusakan Saraf Permanen
Paparan berulang dapat mengganggu metabolisme vitamin B12, yang penting bagi fungsi saraf. Dampaknya meliputi mati rasa, kesemutan, gangguan berjalan, hingga kelumpuhan.
Gangguan Jantung dan Pernapasan
Nitrous oxide dapat memengaruhi ritme jantung dan sistem pernapasan, terutama bila digunakan dalam dosis besar atau di ruang tertutup.
Risiko Ketergantungan Psikologis
Meski tidak menyebabkan ketergantungan fisik seperti narkotika tertentu, efek euforia singkat dapat memicu penggunaan berulang.
Risiko Cedera Fisik
Hilangnya kesadaran secara tiba-tiba meningkatkan risiko jatuh dan kecelakaan fatal.
Nama Whip Pink menjadi sorotan setelah tabung gas tersebut ditemukan di lokasi terkait kasus kematian Lula Lahfah.
Hingga kini, tidak ada pernyataan resmi yang menyimpulkan bahwa nitrous oxide menjadi penyebab kematian. Namun, temuan tersebut mendorong perhatian publik dan pemerintah terhadap potensi penyalahgunaan gas N₂O di luar peruntukannya.
Kementerian Kesehatan RI sebelumnya telah mengingatkan bahwa nitrous oxide bukan untuk konsumsi bebas, dan penggunaannya di luar keperluan medis atau kuliner profesional berpotensi membahayakan nyawa.
(bs)

