By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Green Media Network Dideklarasikan: Kolaborasi Media Lokal dan Nasional untuk Mengawal Isu Lingkungan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Nasional > Green Media Network Dideklarasikan: Kolaborasi Media Lokal dan Nasional untuk Mengawal Isu Lingkungan
Nasional

Green Media Network Dideklarasikan: Kolaborasi Media Lokal dan Nasional untuk Mengawal Isu Lingkungan

admin
admin
Share
4 Min Read
Foto bersama deklarasi Green Media Network (GMN) di Minahasa Utara pada Sabtu, 7 Februari 2026./Foto:Ist
SHARE

Makassartoday.com, Minahasa Utara – Sejumlah media yang punya perhatian pada isu lingkungan resmi mendeklarasikan Green Media Network (GMN) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas tantangan krisis iklim yang menuntut pengawalan informasi yang kuat, namun sering kali terkendala oleh fragmentasi isu dan keterbatasan sumber daya media.

GMN dirancang sebagai hub (penghubung) yang mengintegrasikan tiga pilar utama: kolaborasi konten, akses teknologi, dan model bisnis kolektif. Tujuannya adalah membangun ekosistem jurnalisme yang independen dan berdampak, serta memastikan isu lingkungan tidak lagi dianggap “sepi” pembaca.

Asep Saefullah, CEO Ekuatorial dan salah satu inisiator, menjelaskan bahwa GMN adalah langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur media.

“Dari pengalaman kolaborasi Ekuatorial dengan beberapa media, perlu ditingkatkan bukan pada aspek konten saja, tapi juga terkait teknologi dan bisnisnya. Dan yang tak kalah penting juga soal memahami serta mengembangkan audiens bersama-sama yang punya minat pada isu lingkungan,” papar Asep.

Periklanan
Ad imageAd image

Pentingnya jejaring ini bagi media di daerah ditegaskan oleh Findamorina Muhtar dari VivaSulut. Ia memandang GMN sebagai jembatan krusial untuk mengatasi kesenjangan akses dan perhatian publik terhadap isu di wilayah terluar.

“Bagi kami di daerah Green Media Network sangat penting. Dengan ini kami yang jauh dari Jakarta bisa belajar dan memperoleh akses untuk mengembangkan jaringan,” kata Findamorina.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini akan mencegah isu-isu krusial di daerah tenggelam begitu saja. “Selain itu, banyak kasus lingkungan di daerah yang tidak menjadi perhatian nasional karena hanya dipublikasikan oleh media lokal dengan audiens yang terbatas. Dengan Green Media Network, kasus lingkungan di Miangas misalnya, akan tersebar lebih luas dan menarik perhatian berbagai pihak, termasuk pengambil kebijakan,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Dedek Hendry dari LiveBengkulu mengungkapkan keberhasilan kolaborasi sebelumnya dalam mengangkat isu lokal ke panggung yang lebih luas, khususnya terkait kelompok rentan.

“Dengan kolaborasi itu, konten-konten tentang petani perempuan adat di Bengkulu dengan inisiatif kopi tangguh iklim bisa tersebar lebih luas. Bahkan dengan kemasan gaya anak muda, konten tentang kearifan lokal masyarakat adat bisa tersebar lebih luas di kalangan anak muda,” ungkap Dedek.

Green Media Network berdiri di atas semangat untuk mengakhiri kompetisi ego sektoral dan menggantinya dengan kolaborasi yang memartabatkan. Melalui sindikasi konten, berbagi infrastruktur teknologi, dan collective bargaining dalam bisnis, GMN bertekad menjadikan isu lingkungan sebagai arus utama.

NASKAH DEKLARASI

Berikut adalah naskah deklarasi yang dibacakan dan disepakati oleh para inisiator:

DEKLARASI JURNALISME UNTUK BUMI

Bahwa krisis iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan kenyataan hari ini yang merenggut hak hidup, merusak keanekaragaman hayati, dan mengancam keberlanjutan peradaban di Nusantara.

Bahwa informasi yang jernih, berbasis sains dan kearifan lokal masyarakat ada, dan berpihak pada kebenaran adalah garis pertahanan terakhir untuk menyelamatkan sisa-sisa kekayaan alam Indonesia.

Bahwa kami menyadari, kerja-kerja jurnalistik dalam mengawal isu lingkungan tidak dapat lagi dilakukan dalam kesunyian dan keterpisahan.

Era kompetisi ego sektoral harus diakhiri, digantikan oleh era kolaborasi yang memartabatkan.

Maka, pada hari ini, Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, kami para inisiator media independen dengan ini menyatakan berhimpun dalam: GREEN MEDIA NETWORK Sebagai wadah persaudaraan dan perjuangan untuk:

Menjadikan Isu Lingkungan Sebagai Arus Utama: Kami berkomitmen menempatkan krisis ekologis sebagai prioritas redaksi, melampaui kepentingan politik sesaat dan profit semata.

Berbagi Sumber Daya dan Teknologi: Kami bersepakat menyatukan kekuatan teknologi, data, dan pengetahuan demi memperkuat benteng jurnalisme dari segala bentuk pelemahan.

Membangun Kemandirian Ekonomi Media: Kami berikhtiar menciptakan ekosistem bisnis media yang sehat, etis, dan berkelanjutan, agar independensi ruang redaksi tetap terjaga.

Kami percaya, menyelamatkan bumi adalah menyelamatkan kemanusiaan. Dan jurnalisme adalah nyala apinya. Semoga semesta merestui langkah kolaborasi ini.

(rls)

You Might Also Like

KPK Ungkap Modus ‘Perusahaan Ibu’ di Balik Korupsi Bupati Pekalongan

Badan Gizi Nasional Tantang Masyarakat Viralkan Menu MBG: Tolong Sebutkan Nama Sekolah dan Dapurnya!

Jusuf Kalla Terima Dubes Iran: Bahas Kondisi Pasca-Serangan hingga Kesiapan Presiden Prabowo Jadi Mediator Damai

Polemik Larangan Merokok Saat Mengemudi: Gugatan di MK Berakhir Tak Diterima

Fenomena Langka Blood Moon 3 Maret: Alasan Ilmiah di Balik Bulan yang Berubah Merah Darah

admin Februari 9, 2026 Februari 9, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Eca Aura Buka Suara Soal Tabung Whip Pink di Rumahnya
Next Article Sisi Lain Winda Can: Antara Fenomena Viral ‘Botol Parfum’ dan Jejak Digital yang Tak Terhapus
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Appi Kenalkan LONTARA+ sebagai Kanal Aspirasi Warga Saat Safari Ramadan di Panakkukang
Metro Maret 5, 2026
Diduga Potong Dana Aspirasi Petani, Eks Anggota DPR dan Wakil Ketua DPRD Luwu Resmi Ditahan
Hukum Kriminal Maret 5, 2026
Andi Sudirman Dukung Penertiban PKL Makassar: Jangan Ada Bahu Jalan Jadi Lapak
Metro Maret 5, 2026
KPK Ungkap Modus ‘Perusahaan Ibu’ di Balik Korupsi Bupati Pekalongan
Nasional Maret 5, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?