Sopir Angkutan Tewas Ditembak OPM, Ini Tindakan TNI
- calendar_month 41 menit yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Jakarta — TNI menegaskan tidak akan tinggal diam atas aksi kekerasan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang kembali menewaskan warga sipil. TNI memastikan akan memburu para pelaku dan memperketat pengamanan di wilayah Papua Pegunungan.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul insiden tewasnya seorang sopir angkutan masyarakat di jalur Wamena–Mbua, Papua Pegunungan, Rabu (16/9/2026).
Korban ditemukan meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya dibakar oleh kelompok OPM saat mengangkut kebutuhan logistik warga pedalaman.
Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menyampaikan duka cita mendalam dan mengutuk keras aksi penyerangan terhadap warga sipil tersebut. Ia memastikan telah memerintahkan jajarannya untuk mengejar para pelaku.
“Korban adalah masyarakat sipil yang sedang bekerja untuk melayani kebutuhan masyarakat. Kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan. Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Brigjen TNI Riyanto.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Mohammad Nas menegaskan bahwa jajaran TNI akan menindak setiap aksi kekerasan secara terukur dan profesional demi melindungi masyarakat.
“TNI akan terus melindungi masyarakat dan memastikan kelompok bersenjata tidak leluasa melakukan kekerasan terhadap warga sipil. Setiap tindakan kekerasan akan dihadapi secara tegas, profesional, terukur, dan sesuai hukum yang berlaku,” ujar Mayjen TNI Mohammad Nas.
Saat ini, Koops TNI Habema bersama aparat keamanan gabungan dan pemerintah daerah terus memperketat pengamanan di jalur-jalur transportasi strategis guna menjamin keselamatan warga serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku.
- person

