Makassartoday.com, Makassar – Niat mau gaya-gayaan balap liar atau pakai knalpot brong di bulan puasa? Mending pikir dua kali kalau mau motor kesayangan kamu “nginep” lama di kantor polisi.
Hingga hari kedelapan Ramadan 1447 H, Polsek Tamalate benar-benar lagi “gas pol” bersih-bersih jalanan. Hasilnya nggak main-main, 50 unit motor sudah sukses ditarik ke markas karena kedapatan bikin bising dan ugal-ugalan.
Kapolsek Tamalate, Kompol H. Muh. Thamrin, kasih peringatan keras. Buat beliau, nggak ada ruang buat knalpot yang suaranya bikin kuping sakit.
“Wilayah hukum Polsek Tamalate zero knalpot brong. Tidak ada toleransi!” tegasnya, Kamis (26/2).
Lokasi yang Jadi Target Operasi: Tim khusus yang dipimpin Ipda Irwan dan diawasi ketat tim Propam ini rutin menyisir titik-titik rawan “adu mekanik” ilegal, seperti di Kawasan CPI (Maccini Sombala), Jalan Andi Mappainge (Barombong), Area Perbatasan Gowa – Takalar.
Bagi yang motornya kena angkut, jangan harap bisa langsung dibawa pulang. Selain kena tilang, motor-motor itu wajib “dikurung” selama satu bulan penuh di Polsek. Syarat ambilnya pun berat: pemilik wajib bawa knalpot standar dan ganti di tempat.
Selain angkut motor, polisi juga rajin bubarin tongkrongan remaja yang sudah lewat jam malam. Tujuannya cuma satu: supaya Ramadhan di Makassar tetap kondusif dan warga bisa ibadah tanpa keganggu suara knalpot yang kayak petasan.

