By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Bintara Muda Polda Sulsel Meregang Nyawa, Propam Usut Dugaan Kekerasan Maut Senior
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Hukum Kriminal > Bintara Muda Polda Sulsel Meregang Nyawa, Propam Usut Dugaan Kekerasan Maut Senior
Hukum Kriminal

Bintara Muda Polda Sulsel Meregang Nyawa, Propam Usut Dugaan Kekerasan Maut Senior

admin
admin
Share
3 Min Read
Ilustrasi oknum polisi.(Foto: ANTARA/Darwin Fatir)
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Institusi Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan tengah diguncang kabar duka sekaligus mengejutkan. Seorang bintara muda, Bripda Dirja Pratama (19), dilaporkan meninggal dunia dengan kondisi tak wajar. Anggota Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sulsel ini diduga kuat meregang nyawa akibat dugaan penganiayaan oleh seniornya.

Kejadian bermula di Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar. Korban awalnya mengeluhkan sakit usai melaksanakan salat subuh dan makan sahur. Bripda DP yang baru berdinas sekitar satu tahun itu kemudian dilarikan ke RSUD Daya Makassar. Nahas, setibanya di sana dan mendapatkan perawatan darurat, nyawanya sudah tidak tertolong.

Kecurigaan menguat ketika pihak keluarga tiba di rumah sakit dan mendapati sejumlah kejanggalan pada fisik almarhum. Terdapat sejumlah luka memar di tubuh korban. Tak hanya itu, Bripda DP juga diketahui sempat mengeluarkan darah dari bagian mulut sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

“Kami melihat langsung kondisi jenazah, ada beberapa luka lebam di badannya. Selain itu, dari mulutnya juga sempat keluar darah. Karena merasa ada yang janggal, kami sepakat untuk meminta autopsi agar penyebab kematiannya jelas,” ungkap salah satu kerabat korban saat dikonfirmasi, Minggu (22/2).

Periklanan
Ad imageAd image

Merespons temuan ganjil tersebut, keluarga korban menyetujui pemindahan jenazah ke RS Bhayangkara Makassar. Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir yang juga bertugas di Polres Pinrang, mendukung penuh langkah autopsi dan visum untuk mengungkap penyebab pasti kematian putranya.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel pun langsung turun tangan merespons dugaan kekerasan di internal kepolisian ini. Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendy, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam dan telah memeriksa sejumlah pihak.

“Iya benar, saat ini kami dari Propam Polda Sulsel sedang melakukan pendalaman intensif. Sejauh ini sudah ada enam orang saksi yang kami mintai keterangan, baik itu dari rekan seangkatan (letting) maupun senior korban di asrama,” tegas Kombes Pol Zulham Effendy.

Lebih lanjut, Zulham menyebutkan bahwa pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan akhir mengenai motif dan siapa pelaku utamanya. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh.

“Kita tidak ingin berspekulasi. Saat ini kita masih menunggu hasil resmi visum dari RS Bhayangkara. Namun yang pasti, jika dari hasil penyelidikan nanti terbukti ada unsur pidana penganiayaan, kami pastikan akan menindak tegas pelakunya sesuai aturan hukum dan kode etik Polri yang berlaku,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, publik dan pihak keluarga menanti transparansi serta ketegasan aparat kepolisian dalam mengusut tuntas tragedi yang menimpa bintara muda tersebut.

You Might Also Like

Diduga Potong Dana Aspirasi Petani, Eks Anggota DPR dan Wakil Ketua DPRD Luwu Resmi Ditahan

VIRAL: Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Remaja di Makassar Tewas Ditembak Polisi Saat Main Pistol Mainan

SOP Dipertanyakan, Oknum Perwira Pelaku Penembakan Remaja di Makassar Terancam Pidana

Update Aturan THR 2026: Jadwal Cair, Besaran Anggaran, dan Nasib Bonus Driver Ojol

Terungkap di Sidang Etik Kematian Bripda Dirja: Senior Sempat Rekayasa Kronologi dan Kerap Aniaya Junior

TAGGED: Bripda Dirja Pratama, focus, Penganiayaan Polisi, Polda Sulsel
admin Februari 22, 2026 Februari 22, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Menu Sahur Praktis Anak Kos: Sehat, Murah, Anti-Ribet, dan Tahan Lama
Next Article Ekonomi Tumbuh 5,39 Persen, Appi: Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Makassar
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Appi Kenalkan LONTARA+ sebagai Kanal Aspirasi Warga Saat Safari Ramadan di Panakkukang
Metro Maret 5, 2026
Diduga Potong Dana Aspirasi Petani, Eks Anggota DPR dan Wakil Ketua DPRD Luwu Resmi Ditahan
Hukum Kriminal Maret 5, 2026
Andi Sudirman Dukung Penertiban PKL Makassar: Jangan Ada Bahu Jalan Jadi Lapak
Metro Maret 5, 2026
KPK Ungkap Modus ‘Perusahaan Ibu’ di Balik Korupsi Bupati Pekalongan
Nasional Maret 5, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?