Makassartoday.com, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar rapat paripurna kedua dengan agenda utama penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Makassar Tahun Anggaran 2025.
Rapat ini merupakan kelanjutan dari rangkaian agenda legislatif yang fokus pada transparansi dan akuntabilitas kepemimpinan daerah. LKPJ tersebut mencakup laporan komprehensif mengenai pelaksanaan program kerja serta pelayanan publik yang telah berjalan sepanjang tahun 2025.
Dalam laporannya, LKPJ memuat potret capaian kinerja Pemerintah Kota Makassar. Tidak hanya menonjolkan keberhasilan pembangunan, dokumen tersebut juga memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan roda pemerintahan setahun terakhir.
Penyampaian LKPJ ini menjadi instrumen vital bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan. Data yang tersaji akan menjadi bahan evaluasi mendalam bagi para anggota dewan untuk menilai efektivitas penggunaan anggaran terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pihak DPRD Kota Makassar menegaskan bahwa proses ini adalah bagian dari komitmen untuk memastikan peran legislatif berjalan optimal. Sinergi antara eksekutif dan legislatif diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran laporan, tetapi berlanjut pada aksi nyata.
”Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah diharapkan terus terjalin demi pembangunan kota yang berkelanjutan dan tepat sasaran,” kata Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suharmika.
Melalui dua rapat paripurna yang dilaksanakan secara maraton ini, DPRD Kota Makassar berharap evaluasi yang dihasilkan dapat menjadi pijakan kuat untuk perencanaan program pembangunan di tahun-tahun mendatang agar lebih berdampak bagi warga Kota Daeng.
“DPRD Kota Makassar terus berkomitmen mengawal setiap kebijakan publik dan anggaran demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” pungkas Suharkika yang juga Koordinator Banggar DPRD Makassar itu.

