By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Ibu Pintar Wajib Tahu: Panduan Membuang Popok Sekali Pakai yang Aman Bagi Kesehatan dan Lingkungan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Lifestyle > Health > Ibu Pintar Wajib Tahu: Panduan Membuang Popok Sekali Pakai yang Aman Bagi Kesehatan dan Lingkungan
Health

Ibu Pintar Wajib Tahu: Panduan Membuang Popok Sekali Pakai yang Aman Bagi Kesehatan dan Lingkungan

admin
admin
Share
3 Min Read
Ilustrasi bayi pakai popok./Foto: Istimewa
SHARE

Makassarroday.com, Makassar – Popok sekali pakai (pospak) memang menjadi penyelamat bagi jutaan orang tua karena praktis. Namun, di balik kemudahannya, terdapat ancaman lingkungan yang nyata. Data menunjukkan bahwa satu buah popok membutuhkan waktu hingga 500 tahun untuk terurai sepenuhnya.

Contents
​1. Stop Gulung Beserta Isinya! ‘Flush’ Kotoran ke Toilet​2. Teknik ‘Roll & Wrap’: Kecil dan Terkunci​3. Jangan Campur dengan Sampah Dapur!​Solusi Masa Depan: Dari Sampah Jadi Pot Tanaman​Kesimpulan

​Lantas, bagaimana cara kita tetap bisa praktis namun tetap bertanggung jawab? Berikut adalah panduan mengelola limbah popok bayi agar aman bagi kesehatan keluarga dan kelestarian lingkungan.

​1. Stop Gulung Beserta Isinya! ‘Flush’ Kotoran ke Toilet

​Banyak orang tua yang langsung menggulung popok beserta kotoran padat di dalamnya. Padahal, kotoran manusia mengandung bakteri seperti E. coli yang dapat mencemari tanah dan sumber air di sekitar TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

​”Langkah pertama yang paling krusial adalah membuang feses ke dalam kloset. Ini mencegah kontaminasi bakteri di lingkungan rumah maupun di tempat pembuangan sampah,” ungkap pakar kesehatan lingkungan.

Periklanan
Ad imageAd image

​2. Teknik ‘Roll & Wrap’: Kecil dan Terkunci

​Setelah isinya dibuang ke toilet, gulung popok dengan posisi bagian dalam berada di dalam. Pastikan perekat di sisi kanan dan kiri mengunci gulungan tersebut dengan kuat. Hal ini bertujuan agar gel penyerap (Super Absorbent Polymer) tidak tercecer dan menjadi mikroplastik yang merusak ekosistem.

​3. Jangan Campur dengan Sampah Dapur!

​Popok bayi termasuk dalam kategori limbah domestik khusus. Mencampurnya dengan sampah organik (sisa makanan) hanya akan mempersulit proses pengolahan sampah di tingkat kota.

  • ​Gunakan tempat sampah tertutup khusus popok.
  • ​Gunakan plastik sampah yang berbeda (disarankan plastik biodegradable).
  • ​Jika memungkinkan, semprotkan sedikit disinfektan untuk menekan pertumbuhan kuman sebelum kantong diikat rapat.

​Solusi Masa Depan: Dari Sampah Jadi Pot Tanaman

​Kabar baiknya, kini mulai banyak komunitas dan perusahaan start-up lingkungan yang mampu mendaur ulang popok. Bagian plastik dari popok diolah kembali menjadi biji plastik, sementara serat selulosanya dijadikan bahan campuran batako hingga pot tanaman non-pangan.

​Tips Tambahan: Pertimbangkan untuk mulai menyelingi penggunaan popok sekali pakai dengan Cloth Diapers (Clodi). Selain lebih hemat di kantong, langkah ini secara signifikan mengurangi volume sampah plastik harian rumah tangga Anda.

​Kesimpulan

​Menjaga kesehatan bayi tentu prioritas, namun menjaga lingkungan tempat mereka tumbuh besar nanti adalah kewajiban. Dengan melakukan langkah sederhana seperti membuang kotoran ke toilet dan memilah sampah popok, kita sudah membantu mencegah “bom waktu” lingkungan bagi generasi mendatang.

You Might Also Like

Rahasia Produktivitas Tinggi: Mengenal Sleep Hygiene dan Cara Menerapkannya

Tetap Bugar Saat Berpuasa: Panduan Cerdas Menjaga Kesehatan di Bulan Ramadan

1 dari 10 Orang Diperkirakan Memiliki Masalah Kesehatan Jiwa, Indonesia Tak Sedang Baik-baik Saja

Waspada Virus Nipah: Kemenkes Terbitkan SE Kewaspadaan Dini di Pintu Masuk Negara

Menjaga Kesehatan di Musim Hujan: Panduan Praktis Agar Tetap Fit

admin April 21, 2026 April 21, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Tiga Terminal di Makassar Siap Berbenah: Lebih Estetik, Tertib dan Modern
Next Article Pasar Sentral Makassar Akan Disulap Ala M Bloc Space: Jadi Ruang Kreatif dan Gaya Hidup Masa Kini
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Pasar Sentral Makassar Akan Disulap Ala M Bloc Space: Jadi Ruang Kreatif dan Gaya Hidup Masa Kini
Metro April 21, 2026
Tiga Terminal di Makassar Siap Berbenah: Lebih Estetik, Tertib dan Modern
Metro April 21, 2026
Disebut Ganggu Arus Lalu Lintas, Pedagang di Tepi Jalan Pasar Pannampu Ditertibkan
Metro April 21, 2026
KPK Ungkap Sisi Kelam Korupsi: Uang Haram Mengalir ke Wanita Simpanan
Nasional April 21, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?