Revolusi Kesehatan di Makassar: RSUD Daya Jadi Pusat Kolaborasi Medis Indonesia-China
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar resmi memulai langkah strategis untuk merevolusi sistem kesehatan di wilayahnya. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan kehormatan dari delegasi pakar medis terkemuka asal China guna membangun kolaborasi internasional bertajuk “Jembatan Kesehatan Makassar-China”.
Pertemuan strategis ini tidak hanya berlangsung di tingkat birokrasi, namun berlanjut dengan peninjauan langsung ke RSUD Daya Kota Makassar pada Selasa (19/5/2026).
Kunjungan ini menandai komitmen serius pemerintah untuk membawa standar pelayanan medis lokal menuju level global.
Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan bahwa akses kesehatan adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar. Menurutnya, Makassar sebagai hub utama di wilayah timur Indonesia harus memiliki fasilitas yang mumpuni.
“Makassar adalah gerbang Indonesia Timur. Kita harus punya standar layanan kesehatan kelas dunia. Kehadiran para sahabat dari China ini adalah momentum besar bagi kita untuk mengadopsi efisiensi teknologi mereka dan memadukannya dengan kearifan lokal pelayanan kita,” ujar Munafri.
Bukan Sekadar Seremonial
Kunjungan delegasi China ini merupakan langkah konkret untuk melakukan transfer teknologi dan pengetahuan medis. Fokus utamanya adalah modernisasi sistem pelayanan agar lebih cepat, akurat, dan prima bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pihak RSUD Daya menyambut positif kolaborasi ini.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi titik awal transformasi rumah sakit daerah menjadi pusat layanan medis yang modern dengan dukungan teknologi mutakhir dari negeri tirai bambu tersebut.
“Ini bukan sekadar pertemuan diplomatik biasa, melainkan langkah nyata Pemerintah Kota Makassar untuk merevolusi kualitas sistem pelayanan medis bagi warga,” tambah Wali Kota.
Dengan semangat pelayanan yang Berakhlak, Mulia, dan Paripurna, kolaborasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan kebutuhan medis di masa depan, menjadikan Makassar sebagai pionir layanan kesehatan modern di Indonesia Timur.
(Adv)
- person


Saat ini belum ada komentar