Appi Resmikan Pete-pete Laut, Transportasi Gratis untuk Pelajar, Nakes, dan Warga Kepulauan
- calendar_month Jumat, 12 Jun 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dikatakan, seluruhnya telah memiliki sertifikat Basic Safety Training (BST), Advanced Fire Fighting (AFF), dan Security Awareness Training yang merupakan persyaratan wajib bagi pelaut sesuai standar keselamatan maritim internasional.
Ia menambahkan, seluruh awak kapal berstatus tenaga kerja yang terikat melalui perjanjian kerja dengan Dinas Perhubungan Kota Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Rheza juga mengungkapkan bahwa operasional Pete-pete Laut tidak menggunakan anggaran khusus yang baru dialokasikan pemerintah.
Program ini dijalankan dengan memanfaatkan anggaran operasional kapal yang selama ini telah tersedia.
“Program ini lahir dari niat baik dan kepedulian Bapak Wali Kota untuk menjawab kebutuhan masyarakat kepulauan. Alhamdulillah, dengan memanfaatkan anggaran operasional yang sudah ada, program ini bisa diwujudkan,” katanya.
Untuk mendukung operasional kapal selama satu tahun, Dishub mengalokasikan anggaran bahan bakar. Sementara untuk pemeliharaan kapal, termasuk perbaikan mesin dan fisik kapal, dialokasikan anggaran pada tahun 2026.
Selain itu, Dishub juga menganggarkan belanja jasa operator kapal atau gaji awak kapal sebesar Rp246 juta per tahun.
Terkait pola pelayanan, Pete-pete Laut direncanakan mulai beroperasi secara rutin satu kali setiap pekan, tepatnya setiap hari Senin.
Kapal akan memulai perjalanan dari Pulau Barrang Lompo, melayani rute menuju Pulau Bone Tambu, Pulau Lumu-Lumu, Pulau Langkai, dan melanjutkan perjalanan ke pulau terluar sebelum kembali ke Barrang lompo.
“Ini merupakan hasil kesepakatan bersama pemerintah kecamatan dan masyarakat. Rute tersebut dipilih karena selama ini menjadi wilayah yang masih sangat terbatas akses transportasi umumnya,” jelas Rheza.
- person

