By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Laporan OPD Mendadak, Pansus DPRD Makassar Pilih Tunda Bahas LKPJ Wali Kota 2025 
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Metro > Laporan OPD Mendadak, Pansus DPRD Makassar Pilih Tunda Bahas LKPJ Wali Kota 2025 
Metro

Laporan OPD Mendadak, Pansus DPRD Makassar Pilih Tunda Bahas LKPJ Wali Kota 2025 

admin
admin
Share
2 Min Read
Anggota DPRD Makassar yang juga Ketua Pansus, Basdir, (kanan), saat memimpin rapat pembahasan LKPJ Wali Kota Makassar Tahun 2025, Senin (4/5/2026)./Foto: Yud
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Makassar memutuskan untuk menunda rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Makassar Tahun Anggaran 2025. Langkah tegas ini diambil setelah sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyerahkan dokumen capaian program di detik-detik terakhir menjelang rapat dimulai.

Sejumlah OPD strategis tampak hadir dalam rapat yang digelar pada Senin (4/5/2026), mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, hingga Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Ketua Pansus LKPJ DPRD Makassar, Basdir, menegaskan bahwa penundaan ini dilakukan demi profesionalisme. Ia ingin anggota pansus memiliki waktu yang cukup untuk membedah dan mempelajari laporan serapan anggaran setiap instansi.

“Seharusnya satu atau dua hari sebelumnya itu sudah memasukkan laporannya masing-masing, supaya teman-teman DPRD ada kesempatan untuk mendalami,” ujar Basdir usai memimpin rapat di Gedung DPRD Makassar.

Periklanan
Ad imageAd image

Basdir mengkritik pola penyerahan dokumen yang dianggap terlalu mepet. Menurutnya, anggota dewan sulit memberikan kritik atau masukan yang substansial jika data baru diterima saat rapat akan berlangsung.

“Seperti tadi misalnya, apa yang kita mau dalami? Datang, baru kasih masuk (laporannya). Sehingga kami berinisiatif untuk menunda,” tegasnya.

Meski rapat utama ditunda, Pansus tetap memberikan panggung singkat bagi OPD untuk memaparkan poin-poin utama kinerja mereka. Secara sekilas, Basdir mengakui angka-angka yang dipaparkan tampak mengesankan dengan klaim realisasi mencapai 80 hingga 100 persen.

Namun, ia tak ingin terkecoh hanya dengan paparan lisan. “Kalau kita dengar tadi presentasenya lumayan tinggi, antara 80 sampai 100 persen, bahkan ada yang lebih. Tapi kan kita belum tahu secara detail karena belum baca baik-baik,” tambahnya.

Pansus LKPJ dijadwalkan akan memanggil kembali OPD terkait dalam beberapa hari ke depan setelah seluruh dokumen dipelajari secara mendalam oleh anggota dewan. Pembahasan detail baru akan dimulai jika anggota pansus sudah mengantongi data yang valid untuk dikonfrontasi di meja rapat.

You Might Also Like

Bahas Sekolah Rakyat hingga Relokasi Nelayan, Pemkot Makassar dan Kemensos Matangkan Skema Cost Sharing

Lampaui Target, Pajak Hiburan Makassar Tembus Rp12 Miliar di April 2026

Tanpa Penertiban, Warga Tamalanrea Bongkar Mandiri 6 Lapak di Atas Drainase

Menakar ‘Loncatan’ Makassar di Bawah Kendali MULIA

Terciduk TRC Perumda Parkir, Jukir Viral di Jalan Pasar Ikan Beri Pembelaan: Kendaraannya Ditinggal ke Pulau 6 Jam

TAGGED: DPRD Makassar, Munafri Arifuddin
admin Mei 4, 2026 Mei 4, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Lampaui Target, Pajak Hiburan Makassar Tembus Rp12 Miliar di April 2026
Next Article Bahas Sekolah Rakyat hingga Relokasi Nelayan, Pemkot Makassar dan Kemensos Matangkan Skema Cost Sharing
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Bahas Sekolah Rakyat hingga Relokasi Nelayan, Pemkot Makassar dan Kemensos Matangkan Skema Cost Sharing
Metro Mei 4, 2026
Lampaui Target, Pajak Hiburan Makassar Tembus Rp12 Miliar di April 2026
Metro Mei 4, 2026
Tanpa Penertiban, Warga Tamalanrea Bongkar Mandiri 6 Lapak di Atas Drainase
Metro Mei 4, 2026
Menakar ‘Loncatan’ Makassar di Bawah Kendali MULIA
Opini Mei 4, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?