Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Sulsel » Niat Nonton Pawai Kemerdekaan Berujung Duka, Balita 4 Tahun di Bone Tewas Ditabrak Oknum Polisi

Niat Nonton Pawai Kemerdekaan Berujung Duka, Balita 4 Tahun di Bone Tewas Ditabrak Oknum Polisi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Massartoday.com, Bone — Rencana satu keluarga untuk menyaksikan kemeriahan pawai peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia berakhir menjadi tragedi memilukan. Seorang balita berinisial GN (4) meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya ditabrak dari belakang oleh sebuah minibus di persimpangan lampu merah Jalan Ahmad Yani – MT Haryono, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Minibus yang mengangkut terduga pelaku—seorang oknum perwira polisi—diduga melaju kencang dan menerobos sinyal lampu merah hingga menghantam kendaraan korban.

Saat kejadian, korban GN sedang dibonceng oleh kakaknya, Masrur (19), bersama ibu kandungnya, Hermiati (45). Ketiganya tengah dalam perjalanan menuju Lapangan Merdeka (Lapmer) Watampone untuk melihat rangkaian acara pawai kemerdekaan.

Masrur menceritakan bahwa sepeda motor yang dikendarainya sedang dalam posisi berhenti mematuhi rambu lalu lintas sebelum dihantam dari belakang secara mendadak.

“Saya mau ke Lapmer untuk melihat pawai kemerdekaan. Saat berada di lampu merah, tiba-tiba saya ditabrak mobil dari arah belakang,” ungkap Masrur saat dikonfirmasi awak media, Kamis (6/8/2026).

Benturan keras tersebut menyebabkan Masrur dan ibunya mengalami luka-luka. Sementara sang adik, GN, mengalami kondisi kritis di lokasi kejadian.

Balita tersebut sempat dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan darurat, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban yang semula hanya ingin menikmati suasana perayaan kemerdekaan, namun harus kehilangan buah hati akibat kelalaian berkendara di jalan raya.

Hingga berita ini dilansir, pihak Kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi. 

  • person
Bagikan Threads
expand_less