Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Metro » Gelar ‘BIKANGDOANG’, RSUD Daya Makassar Tekankan Peran Ayah dan Keluarga dalam Keberhasilan ASI Eksklusif

Gelar ‘BIKANGDOANG’, RSUD Daya Makassar Tekankan Peran Ayah dan Keluarga dalam Keberhasilan ASI Eksklusif

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassartoday.com, Makassar — Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif bukan sekadar memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, melainkan juga bentuk perlindungan, kasih sayang, serta ikatan emosional pertama yang sangat krusial antara ibu dan sang buah hati.

Guna mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif hingga 6 bulan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar menggelar kegiatan Bincang Kesehatan bertajuk “BIKANGDOANG” (Bincang Kesehatan dengan Orang Tersayang) di loby utama, pada Senin (24/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, RSUD Daya menghadirkan dr. Nur Juwita, Sp.A., M.Kes., Dokter Spesialis Anak RSUD Daya Kota Makassar, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, dr. Nur Juwita menekankan bahwa ASI memiliki peran multifungsi bagi tumbuh kembang bayi, meliputi perlindungan imunitas, pemenuhan nutrisi pertumbuhan, hingga pembentukan ikatan kedekatan (bonding) psikologis.

“ASI adalah makanan sekaligus sistem perlindungan. Kedekatan antara ibu dan bayi dimulai dari belaian, tatapan mata, sentuhan hangat di kulit, yang sangat membantu bayi merasa aman,” jelas dr. Nur Juwita saat memberikan edukasi di hadapan para pasien dan pengunjung RSUD Daya.

Selain itu, ia juga memaparkan keistimewaan Kolostrum—ASI pertama yang kaya akan komponen perlindungan dan zat aktif untuk melindungi saluran pencernaan bayi sejak lahir. Dr. Nur Juwita mengimbau para ibu untuk bersabar dan konsisten memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan sebelum diperkenalkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Pentingnya Peran Ayah dan Lingkungan Sekitar

Hal menarik yang disorot dalam BIKANGDOANG kali ini adalah pentingnya ekosistem pendukung di sekitar ibu menyusui. Suksesnya masa menyusui tidak hanya bergantung pada sang ibu, tetapi sangat dipengaruhi oleh peran aktif keluarga, khususnya Ayah.

Keluarga diimbau untuk tidak menjadi sumber tekanan (stressor) dengan pertanyaan yang menyudutkan, melainkan menjadi pihak yang memberikan dukungan nyata berupa waktu, ruang yang nyaman, bantuan praktis di rumah, serta empati.

“Ayah memiliki peran besar: mendukung bukan menghakimi, membantu pekerjaan rumah dan masa istirahat ibu, mendampingi saat ibu mengalami kesulitan, serta meyakinkan bahwa ibu tidak berjuang sendirian,” tulis poin edukasi dalam Bincang Kesehatan tersebut.

Melalui kegiatan BIKANGDOANG, RSUD Daya Kota Makassar berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas stres bagi para ibu, demi terwujudnya generasi anak yang sehat dan berkualitas.

(Adv)

  • person
Bagikan Threads
expand_less