By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Lawan Sampah dari Dapur: Mahasiswa KKN Unhas Ajarkan Warga Kapasa Raya Budidaya Maggot
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Pendidikan > Lawan Sampah dari Dapur: Mahasiswa KKN Unhas Ajarkan Warga Kapasa Raya Budidaya Maggot
Pendidikan

Lawan Sampah dari Dapur: Mahasiswa KKN Unhas Ajarkan Warga Kapasa Raya Budidaya Maggot

admin
admin
Share
3 Min Read
Foto bersama mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Gelombang 115 bersama masyarakat di Kelurahan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar./Foto:dok
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar demonstrasi dan workshop budidaya maggot di Taman Baca Maruki, Kelurahan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, Rabu (21/1/2026), lalu.

Kegiatan ini merupakan program kerja strategis untuk memberikan edukasi sekaligus praktik langsung kepada masyarakat dalam mengelola sampah organik menggunakan larva lalat Black Soldier Fly (BSF).

Dalam demonstrasi tersebut, Raehan Ramadhan Hamzah, mahasiswa KKN dari Fakultas MIPA Unhas, membedah secara mendalam siklus hidup maggot BSF. Sambil memperlihatkan wadah budidaya, ia menjelaskan tahapan mulai dari fase telur, larva, prepupa, pupa, hingga menjadi lalat dewasa.

“Budidaya ini dimulai dari telur BSF yang menetas menjadi larva. Larva inilah yang bertugas sebagai pengurai sampah organik. Jika dikelola dengan benar, siklus ini akan berkelanjutan dan sangat efektif mengurangi volume sampah rumah tangga,” jelas Raehan di hadapan warga.

Periklanan
Ad imageAd image

Suasana berlangsung interaktif. Saat demonstrasi sedang berjalan, warga yang antusias langsung mengajukan berbagai pertanyaan teknis, seperti cara pemberian pakan, proses pemanenan pupuk, hingga tips agar media budidaya tidak menimbulkan bau.

Menanggapi hal tersebut, Raehan menjelaskan secara praktis bahwa pakan maggot dapat memanfaatkan sisa sayur dan buah rumah tangga. Adapun bau dapat diminimalkan dengan menjaga takaran pakan dan memastikan kondisi media tetap kering.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran perangkat Kelurahan Kapasa Raya, para Ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang sangat antusias.

Kehadiran budidaya maggot BSF ini disambut baik karena dianggap sebagai solusi praktis atas permasalahan sampah rumah tangga yang sering menumpuk di area pemukiman. Warga menilai metode ini lebih efisien karena maggot mampu mengurai limbah dapur dengan cepat tanpa memerlukan lahan yang luas.

Melalui workshop ini, masyarakat diharapkan mampu menguasai teknik pengelolaan sampah organik secara mandiri dan ramah lingkungan. Mahasiswa KKN 115 Unhas berharap langkah ini menjadi titik awal penerapan budidaya maggot yang berkelanjutan di Kelurahan Kapasa Raya.

Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, program ini menjadi aksi nyata warga dalam mendukung mitigasi perubahan iklim sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru melalui pemanfaatan maggot sebagai pakan ternak.

(**)

Foto bersama mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Gelombang 115 bersama masyarakat di Kelurahan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar./Foto:dok

You Might Also Like

Pererat Silaturahmi Lintas Generasi, IKATSC Undipa Makassar Gelar Halal Bihalal 2026

Buka Puasa Bersama Alumni FH Unhas, Munafri Bahas Agenda Program Pasca-Ramadan

Cuaca Ekstrem, Disdik Makassar Instruksikan Siswa PAUD hingga SMP Belajar Daring 25-28 Februari 2026

Appi Luncurkan Kamus Digital Bahasa Makassar: Solusi Literasi di Era Gen Z

Kemdiktisaintek Resmi Buka Pendaftaran Beasiswa Garuda Sarjana 2026, Kuliah S1 Gratis ke Luar Negeri!

TAGGED: KKN, Unhas
admin Februari 9, 2026 Februari 9, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Sikat Habis Pelanggar Trotoar, Pemkot Makassar Pastikan Tak Ada Tebang Pilih di Penertiban PK5 SMK 4
Next Article Anak Membesarkan Anak: Potret Kelam Krisis Kehamilan Dini di Filipina
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Rahasia Produktivitas Tinggi: Mengenal Sleep Hygiene dan Cara Menerapkannya
Health April 6, 2026
Appi Ultimatum Lurah yang Bolos Rakor Terkait Pengelolaan Sampah
Metro April 6, 2026
Cegah Kebocoran Anggaran, Wali Kota Makassar Bakal Sisir ‘Data Siluman’ Petugas Kebersihan
Metro April 6, 2026
5 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Lapak Pedagang di Jalan Datuk Patimang Dibongkar
Metro April 5, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?