By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Cegah Kebocoran Anggaran, Wali Kota Makassar Bakal Sisir ‘Data Siluman’ Petugas Kebersihan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Metro > Cegah Kebocoran Anggaran, Wali Kota Makassar Bakal Sisir ‘Data Siluman’ Petugas Kebersihan
Metro

Cegah Kebocoran Anggaran, Wali Kota Makassar Bakal Sisir ‘Data Siluman’ Petugas Kebersihan

admin
admin
Share
3 Min Read
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberikan keterangan pers usai memimpin rakor terkait pengelolaan sampah di Ruang Sipakatau, Kantor Balaikota Makassar, Senin (6/4/2026)./Foto:Hms
SHARE

​Makassartoday.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran kewilayahan untuk melakukan pembersihan administrasi di sektor persampahan. Pria yang akrab disapa Appi ini mencium adanya indikasi ketidaksinkronan data yang berpotensi merugikan keuangan daerah.

Contents
​Evaluasi Retribusi Sektor Komersial​Perketat Data Subsidi untuk Warga

​Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pengelolaan sampah di Ruang Sipakatau, Kantor Balaikota Makassar, Senin (6/4/2026), Appi secara khusus meminta para camat dan lurah untuk melakukan verifikasi faktual terhadap daftar petugas kebersihan di lapangan.

​Ia menegaskan tidak ingin lagi menemukan adanya nama-nama fiktif yang terdaftar sebagai penerima upah namun tidak bekerja di lapangan.

​”Saya yakin masih ada data yang tidak valid. Ini harus dicek ulang agar tidak ada kebocoran anggaran. Jangan sampai ada ‘data siluman’ atau nama fiktif yang tetap menerima gaji,” tegas Appi di hadapan para asisten, kepala dinas, serta seluruh camat dan lurah se-Kota Makassar.

Periklanan
Ad imageAd image

​Evaluasi Retribusi Sektor Komersial

​Selain persoalan internal petugas, Appi juga menyoroti sektor pendapatan daerah dari retribusi sampah. Ia menilai, selama ini terjadi ketimpangan yang cukup mencolok antara volume sampah yang dihasilkan oleh sektor komersial—seperti rumah makan dan pusat bisnis—dengan besaran iuran yang dibayarkan ke pemerintah.

​”Jangan sampai sampahnya banyak, tapi bebannya ditanggung pemerintah. Harus ada perhitungan yang jelas dan transparan,” ujarnya.

​Sebagai langkah konkret, Pemkot Makassar akan melakukan pendataan ulang terhadap seluruh wilayah komersial. Targetnya, sistem penagihan retribusi akan dialihkan sepenuhnya ke skema pembayaran berbasis digital guna memastikan akuntabilitas.

​Perketat Data Subsidi untuk Warga

​Pembenahan data ini juga menyasar masyarakat penerima subsidi iuran sampah. Wali Kota menekankan bahwa pembebasan biaya sampah bagi warga kurang mampu adalah bentuk bantuan ekonomi pemerintah, sehingga datanya tidak boleh meleset.

​”Kita bantu mengurangi beban bulanan warga kurang mampu dengan membebaskan iuran sampah. Tapi syaratnya datanya harus valid agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran,” tambahnya.

​Langkah beres-beres administrasi ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkot Makassar dalam mengelola 800 ton sampah harian. Appi optimistis, jika kebocoran anggaran dan data siluman berhasil ditekan, anggaran tersebut dapat dialihkan untuk optimalisasi armada pengangkut yang saat ini kapasitasnya baru mencapai 67 persen.

You Might Also Like

Appi Ultimatum Lurah yang Bolos Rakor Terkait Pengelolaan Sampah

5 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Lapak Pedagang di Jalan Datuk Patimang Dibongkar

Targetkan 12 Ribu Pelari, Appi Jadikan Balaikota Makassar Titik Kumpul Runners

Antrean Kendaraan Membeludak, Tiga SPBU di Makassar Dijaga Ketat Polisi

Appi Evaluasi Total Program Persampahan, dari Sistem Open Dumping ke Sanitary Landfill

TAGGED: Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar, TPA Antang
admin April 6, 2026 April 6, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article 5 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Lapak Pedagang di Jalan Datuk Patimang Dibongkar
Next Article Appi Ultimatum Lurah yang Bolos Rakor Terkait Pengelolaan Sampah
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Rahasia Produktivitas Tinggi: Mengenal Sleep Hygiene dan Cara Menerapkannya
Health April 6, 2026
Appi Ultimatum Lurah yang Bolos Rakor Terkait Pengelolaan Sampah
Metro April 6, 2026
5 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Lapak Pedagang di Jalan Datuk Patimang Dibongkar
Metro April 5, 2026
Metaverse Resmi ‘Disuntik Mati’, Ambisi Triliunan Rupiah Mark Zuckerberg Berujung Gagal?
Tekno April 5, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?