Makassartoday.com, Makassar – Kecepatan respons Pemerintah Kota Makassar melalui aplikasi Lontara+ kembali terbukti. Pada Rabu (25/2/2026) malam, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar melalui Bidang Rehabilitasi Sosial melakukan tindakan cepat mengevakuasi seorang lansia terlantar setelah menerima laporan warga melalui platform digital tersebut.
Lansia berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan di kawasan Jalan Kasuari, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso. Begitu notifikasi laporan masuk melalui sistem Lontara+, Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang dari Bidang Rehabilitasi Sosial langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penjangkauan.
“Langkah ini adalah bentuk komitmen kami dalam menindaklanjuti setiap aduan masyarakat secara real-time. Begitu ada laporan masuk di Lontara+, tim langsung bergerak,” ungkap Kepala Dinsos Makassar, Andi Bukti Djufrie.
Saat ini, lansia tersebut telah dibawa ke UPT RPTC (Liponsos Mulia) untuk mendapatkan perlindungan serta pengecekan kondisi kesehatan secara medis demi memastikan ia mendapatkan penanganan yang layak.
Keberhasilan evakuasi ini menunjukkan bahwa aplikasi Lontara+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar) telah bertransformasi menjadi jembatan komunikasi yang sangat efektif antara pemerintah dan masyarakat. Berikut adalah ulasan terkini mengenai kecanggihan Lontara+:
Salah satu fitur unggulan di tahun 2026 adalah integrasi langsung laporan warga ke unit teknis terkait (seperti TRC Saribattang). Warga cukup mengunggah foto dan lokasi (GPS), dan sistem secara otomatis meneruskan laporan tersebut ke instansi yang berwenang.
Di dalam aplikasi Lontara+, pelapor dapat memantau status laporannya. Status akan berubah dari “Diterima” menjadi “Sedang Ditangani” hingga “Selesai”, sehingga masyarakat merasa laporannya benar-benar diprioritaskan.
Pemkot Makassar terus memperkuat pilar sosial digital. Lontara+ kini terhubung dengan basis data Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, memudahkan verifikasi identitas warga rentan agar mereka mendapatkan akses bantuan sosial atau penanganan medis darurat dengan lebih cepat.

